RASIOO.id – Pasca dilakukan perbaikan, Alun-Alun Kota Bogor nampaknya masih belum bisa memancarkan keindahannya. Hal itu dikarenakan, menjamurnya para pedagang kaki lima (PKL) yang menaruh gerobaknya di trotoar jalan.
Menanggapi hal ini, Kasatpol PP Kota Bogor, Agustian Syach mengatakan, pihaknya saat ini sudah melakukan upaya penertiban kecil-kecilan setiap harinya untuk mencegah terjadinya kekumuhan di area Alun-alun Kota Bogor.
“Jadi sambil menunggu kebijakan pemkot sementara kita melakukan penertiban-penetiban kecil saja di area alun-alun sambil menunggu kebijakan final dari pemkot nantinya pedagang akan bagaimana,” jelas Agustian Syah saat dikonfirmasi Rasioo.id.
Agus juga menjelaskan saat ini Sekretariat Daerah (Sekda) sudah melaporkan ke Pejabat Walikota Hery Antasari terkait konsep para pedagang di Alun-alun Kota Bogor.
Ia mengatakan, nantinya para pedagang di area Alun-alun akan di seragamkan tandanya. Upaya itu dilakukan agar para pedagang bisa tertata lebih baik lagi.
“Sampai sekarang kita masih melalukan penertiban. Sehari itu satu sampai dua kali, supaya ga terlalu membeludak,” jelas dia.
“Kita mengakui itu (memang masih berantakan). Sekarang sudah ada pengelola, saya sudah rapatkan juga nanti akan ada perbaikan dilapangan,” tambahnya.
Sementara itu, soal pungutan liar (pungli) yang terjadi di lapangan, Agustian Syah menjelaskan untuk pedagang market yang ada di alun-alun itu di kelola Perumda Pasar Pakuan Jaya.
“Itu kemarin melalui setor, karena kan kemarin pengelolaan penghasilan itu di perumda pasar khusus untuk pedagang market,” ujar dia.
Lebih lanjut, Agus mengatakan banyaknya pedagang ‘Bandel’ di area tersebut justru membuka peluang untuk oknum-oknum yang melakukan pungli terhadap mereka.
“Maaf saya dapet laporan ada pungli disana, maka dari itu saya selalu bilang kalau tidak mau di pungli jangan berjualan diarea yang dilarang, sama saja itu membuka peluang untuk orang-orang melakukan pungli ke mereka,” kata dia.
“Nanti ketika ada yang melakukan pungli ke mereka mau itu preman atau siapapun mereka teriak-teriak kami di pungli pak. Padahal dengan sadar mereka melanggar,” tambahnya.
Simak rasioo.id di Google News















Komentar