Pemkot Bogor Gaet Talenta Muda, 5 Siswa Terpilih Dikirim ke STTD Lewat Program MOU Strategis

RASIOO.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun sistem transportasi yang modern dan berkelanjutan. Melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU), Pemkot membuka peluang emas bagi putra-putri terbaik Kota Bogor untuk menempuh pendidikan khusus di bidang transportasi.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, pada Selasa 17 vMaret 2026, menegaskan bahwa kerja sama ini menjadi langkah konkret dalam penguatan kelembagaan sekaligus peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor transportasi.

Dalam program tersebut, setiap tahunnya hanya lima siswa terpilih yang akan dikirim untuk menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) selama 3 hingga 4 tahun. Setelah lulus, mereka akan kembali ke Kota Bogor untuk mengabdi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di bidang transportasi.

“Ini menjadi jawaban atas kebutuhan SDM, baik saat ini maupun di masa depan. Setiap tahun kita pastikan ada lima lulusan yang siap menjadi ASN dan memperkuat sektor transportasi di Kota Bogor,” ujar Dedie.

Seleksi dilakukan secara ketat dan melibatkan berbagai lembaga strategis nasional. Pemkot Bogor tidak hanya bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan, tetapi juga menggandeng Kementerian PAN-RB, Badan Kepegawaian Negara (BKN), serta Lembaga Administrasi Negara (LAN) untuk memastikan kualitas peserta yang terpilih benar-benar unggul.

Perwakilan Kementerian Perhubungan, Suharto, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk mencetak tenaga ahli transportasi yang siap menghadapi tantangan perkotaan.

“Para peserta akan mendapatkan pendidikan, pelatihan, hingga sertifikasi. Setelah itu mereka kembali ke daerah untuk membangun sistem transportasi yang lebih baik,” jelasnya.

Program ini sendiri dibatasi maksimal lima peserta per tahun selama masa kerja sama lima tahun. Pembatasan ini dilakukan berdasarkan analisis kebutuhan jabatan dan beban kerja di lingkungan Pemkot Bogor.

Dedie berharap, para lulusan nantinya tidak hanya membawa ilmu dan pengalaman, tetapi juga jaringan profesional yang dapat mendorong inovasi transportasi di Kota Bogor.

“Ilmu dan pengalaman dari STTD diharapkan bisa ditularkan kepada yang lain. Ini bukan hanya tentang lima orang, tapi tentang bagaimana mereka menjadi motor penggerak perubahan,” tambahnya.

Dengan adanya program ini, Pemkot Bogor optimistis dapat menghadirkan sistem transportasi perkotaan yang lebih tertata, modern, dan berdaya saing di masa depan.

(Hana)

Komentar

Rekomendasi Untuk Anda