RASIOO.id – Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial mewarnai peringatan Dies Natalis ke-72 Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) yang digelar oleh DPC GMNI Kota Tangerang. Momentum tersebut dirayakan melalui kegiatan buka puasa bersama (bukber), santunan anak yatim, serta ramah tamah nasionalis dalam suasana hangat bulan suci Ramadan 1447 H, Selasa 17 Maret 2026.
Bertempat di RM Bambu Oju Seafood & Resto, Neglasari, kegiatan ini mengusung tema “Merajut Harmoni, Menebar Kebaikan di Bulan Suci”. Puluhan anak yatim dan dhuafa tampak hadir, merasakan kebersamaan sekaligus kebahagiaan yang dibagikan oleh para kader GMNI.
Ketua DPC GMNI Kota Tangerang, Elwin Mendrofa, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan Dies Natalis tahun ini sengaja dilaksanakan lebih awal. Hal ini dikarenakan peringatan hari lahir GMNI pada 23 Maret bertepatan dengan momentum Hari Raya Idulfitri.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari penyambutan Dies Natalis GMNI. Karena tanggal peringatannya berdekatan dengan Lebaran, maka kami laksanakan lebih awal dengan menggelar santunan dan buka puasa bersama,” ujar Elwin.
Tak sekadar seremonial, kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata kepedulian sosial GMNI terhadap masyarakat sekitar. Lebih dari 20 anak yatim turut diundang untuk berbuka puasa bersama dalam suasana penuh kehangatan.
“Ini adalah wujud komitmen kami untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya bagi anak-anak yatim. Selain berbagi, kegiatan ini juga menjadi ajang konsolidasi internal untuk mempererat solidaritas kader serta memperkuat arah gerakan ke depan,” jelasnya.
Elwin menegaskan, GMNI akan terus menjaga perannya sebagai organisasi yang aktif dalam advokasi masyarakat serta kritis terhadap kebijakan publik. Ke depan, GMNI Kota Tangerang akan memfokuskan diri pada penguatan kaderisasi sebagai pondasi utama gerakan.
“Gerakan GMNI adalah kekuatan massa yang lahir dari kader-kader yang solid. Oleh karena itu, kami akan terus memperkuat kaderisasi dan melakukan konsolidasi organisasi,” tegasnya.
Di akhir kegiatan, Elwin juga menyampaikan harapannya kepada para kader dan anak-anak yatim yang hadir. Ia mengajak seluruh kader untuk tetap semangat dalam berorganisasi dan menempuh pendidikan, serta berharap santunan yang diberikan dapat membawa manfaat.
“Kami ingin anak-anak yatim ini merasa bahagia dan tetap memiliki semangat untuk meraih masa depan. Semoga apa yang kami berikan hari ini bisa bermanfaat,” pungkasnya.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa peringatan Dies Natalis bukan hanya sekadar refleksi perjalanan organisasi, tetapi juga momentum untuk menebar kebaikan dan memperkuat nilai-nilai kemanusiaan di tengah masyarakat.














Komentar