Antisipasi Lonjakan Wisatawan, Stasiun Bogor Terapkan Pengalihan Arus ke Gate Barat

RASIOO.id – Menghadapi tingginya mobilitas masyarakat selama libur Lebaran, Stasiun Bogor memberlakukan rekayasa arus penumpang secara situasional guna mencegah kepadatan di area gerbang keluar masuk.

Wakil Kepala Stasiun Bogor, Ishak Sobihan, menjelaskan bahwa langkah ini diterapkan khususnya saat terjadi lonjakan penumpang KRL yang datang ke Kota Bogor untuk berwisata maupun bersilaturahmi.

“Pengalihan arus dilakukan secara situasional, terutama ketika terjadi kepadatan di titik-titik tertentu,” ujarnya, Selasa 24 Maret 2026.

Meski masa angkutan Lebaran tengah berlangsung, pergerakan penumpang KRL Commuter Line di Stasiun Bogor terpantau relatif stabil. Berbeda dengan kereta api jarak jauh, mayoritas pengguna KRL merupakan penumpang dengan tujuan jarak dekat sehingga tidak terjadi lonjakan arus balik yang signifikan.

Titik krusial pengaturan berada di Gate Timur yang mengarah ke kawasan Alun-alun Bogor. Area ini kerap menjadi titik temu arus penumpang masuk dan keluar dalam jumlah besar, sehingga berpotensi menimbulkan kepadatan.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, petugas akan melakukan penutupan sementara Gate Timur apabila kondisi sudah terlalu padat. Penumpang yang hendak keluar kemudian akan diarahkan menuju Gate Barat sebagai jalur alternatif.

“Jika terjadi lonjakan, khususnya di Gate Timur arah Alun-alun, maka akses keluar akan ditutup sementara dan dialihkan ke Gate Barat,” jelas Ishak.

Kebijakan ini diharapkan mampu menjaga kelancaran arus penumpang serta meningkatkan kenyamanan pengguna KRL selama menikmati sisa libur Lebaran di Kota Bogor.

Jangan Lewatkan

Komentar