RASIOO.id – Kamar Dagang dan Industri Provinsi Jawa Barat (Kadin Jawa Barat) bersama Kadin Kota Bogor bertemu Wali Kota Bogor Dedie Rahim melakukan pertemuan strategis di Balaikota Bogor pada Senin, 13 April 2026.
Pertemuan tersebut di ruangan Paseban Sri Bima membahas mengenai investasi proyek Pengelola Sampah Energi Listrik (PSEL) dan Persiapan musyawarah kota (Mukota) Kadin Kota Bogor.
Ketua Umum Kadin Jawa Barat Almer Faiq Rusydi menyatakan sangat apresiasi dengan program PSEL Kota Bogor.
Baca juga : Kadin Gelar Bazar Pangan Murah, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara : Semoga Bermanfaat bagi Rakyat
”Kami mendorong teman-teman Kadin daerah untuk bersama-sama dengan pemerintah mewujudkan investasi. Kami mengapresiasi langkah konkret Pemkot Bogor terkait pelaksanaan program PSEL,” ujar Almer saat di Balaikota Bogor.
Ini adalah inovasi energi yang sangat kami dukung dan apresiasi bagi walikota beserta jajaran, tambahnya.
Di tempat yang sama, jajaran pengurus KADIN Jawa Barat Bidang keorganisasian melalui Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Keorganisasian Rio F Wilantara juga memaparkan, audiensi ini juga menjadi ajang koordinasi mengenai masa bakti kepengurusan Kadin Kota Bogor yang berakhir pada April 2026.
Sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi, Mukota direncanakan berlangsung dalam kurun waktu dua bulan ke depan.
“Kebetulan Ketum Almer adalah mantan Ketua Kadin Kota Bogor,dan Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim memberikan arahan khusus agar proses transisi kepemimpinan di tubuh Kadin berjalan inklusif,” terangnya.
Pemkot Bogor berharap agar seluruh elemen pengusaha, mulai dari pemegang Kartu Anggota (KTA) hingga UMKM dapat dirangkul dalam semangat kolaborasi.
”Pak Wali sangat mendukung dan memberikan arahan untuk merangkul semua pihak yang memiliki KTA Kadin. Saya yakin semangat kolaborasi ini akan membangun Kota Bogor lebih maju,” jelas Rio.
Kami berharap seluruh pihak, termasuk anggota luar biasa dan pelaku UMKM yang bernaung di bawah Kadin, untuk bergotong-royong bersatu demi kemajuan ekonomi daerah.
“Agenda audiensi ini juga mencakup sosialisasi Surat Keputusan (SK) terbaru yang dikeluarkan oleh Kadin Indonesia guna memastikan legalitas dan arah organisasi yang selaras. Persiapan Muskota akan berjalan sesuai norma dan aturan AD/ART. Saya meminta semua pihak, baik pengurus maupun anggota, untuk bersama-sama membangun Kota Bogor yang kita cintai,” pungkas Rio.















Komentar