RASIOO.id – Harga emas kembali menguat pada Selasa, 14 April 2026. Setelah sempat turun tajam sehari sebelumnya, kini pasar berbalik arah. Kenaikan ini terlihat jelas baik di dalam negeri maupun pasar global.
Di Indonesia, harga emas Antam melonjak cukup signifikan. Kenaikan ini menunjukkan bahwa minat investor terhadap aset aman masih tinggi, terutama di tengah kondisi global yang belum stabil.
Harga Antam Naik, Buyback Ikut Terkerek
Harga emas Antam naik Rp45.000 per gram. Saat ini, harga jual berada di kisaran Rp2.868.000 per gram. Sementara itu, harga buyback ikut naik Rp54.000 menjadi sekitar Rp2.639.000 per gram.
Produk emas lain seperti Galeri 24 dan UBS juga bergerak naik. Harganya berada di kisaran Rp2,8 juta hingga Rp2,9 juta per gram, tergantung jenis dan ukuran.
Kenaikan ini mencerminkan perubahan sentimen pasar yang kembali condong ke aset safe haven.
Harga Emas Dunia Ikut Menguat
Di pasar global, harga emas spot berada di sekitar 4.788,7 dolar AS per ons. Angka ini naik sekitar 0,45 persen dari penutupan sebelumnya.
Beberapa faktor yang mendorong kenaikan ini:
- Harapan meredanya ketegangan geopolitik, khususnya antara Amerika Serikat dan Iran
- Ketidakpastian ekonomi global yang masih tinggi
Walau ada sinyal positif dari sisi diplomasi, pasar masih belum stabil. Kondisi ini membuat emas tetap diminati.
Rincian Harga Emas (Estimasi)
- 0,5 gram: Rp1.528.500 | Buyback Rp1.310.000
- 1 gram: Rp2.868.000 | Buyback Rp2.620.000
- 10 gram: Rp28.680.000 | Buyback Rp26.200.000
Harga bisa berubah sewaktu-waktu mengikuti pasar.
Proyeksi: Berpeluang Naik, Tapi Tetap Waspada
Sejumlah analis memproyeksikan harga emas masih bisa naik hingga akhir 2026. Dalam skenario optimistis, harga bahkan berpotensi mendekati Rp3,5 juta per gram.
Namun, pergerakan emas cenderung fluktuatif. Isu geopolitik dan kebijakan ekonomi global bisa memicu perubahan harga secara cepat.
Karena itu, investor sebaiknya tetap hati-hati dan tidak hanya mengikuti tren, tapi juga memahami situasi pasar.








Komentar