Semangat Tanpa Batas! Atlet Disabilitas Kota Tangerang Bidik Tambahan Emas di POPDA 2026

RASIOO.id — Semangat juang atlet berkebutuhan khusus dari National Paralympic Committee (NPC) Kota Tangerang kian membara menjelang ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) 2026. Dengan latihan intensif dan penuh dedikasi, mereka optimistis mampu kembali mengharumkan nama daerah—bahkan melampaui prestasi sebelumnya.

Di bawah pembinaan program pelajar Dispora Kota Tangerang (PPLPD), para atlet terus digembleng untuk tampil maksimal pada ajang yang akan digelar Juni 2026 di Kota Cilegon.

Kepala Pelatih, Tion, menegaskan bahwa target yang dipasang tidak main-main. Setelah sukses meraih 11 medali emas saat menjadi tuan rumah sebelumnya, kini tim NPC Kota Tangerang ditantang untuk meningkatkan capaian menjadi 12 medali emas.

“Insyaallah kita ingin mempertahankan juara umum. Sekarang targetnya harus bisa tembus 12 emas,” ujar Tion saat ditemui di sela-sela latihan, Jumat 17 April 2026.

Saat ini, cabang olahraga atletik menjadi andalan dengan total 14 atlet yang dipersiapkan. Nomor sprint menjadi yang paling dominan, meliputi lari 100 meter, 200 meter, hingga 400 meter. Selain itu, nomor teknik seperti lompat jauh, tolak peluru, dan lempar lembing juga menjadi kekuatan tambahan.

Menariknya, para atlet yang tergabung berasal dari berbagai kategori disabilitas, mulai dari tuna daksa hingga tuna netra. Bahkan, beberapa di antaranya merupakan atlet dengan keterbatasan penglihatan total yang tetap mampu menunjukkan performa luar biasa di lintasan.

“Tiap atlet punya kebutuhan berbeda. Ada yang keterbatasan tangan, kaki, hingga penglihatan. Semua dilatih sesuai kemampuan dan pendekatan masing-masing,” jelasnya.

Tion mengakui, melatih atlet berkebutuhan khusus bukan hanya soal teknik olahraga, tetapi juga soal kesabaran, empati, dan totalitas. Dalam beberapa kondisi, pelatih bahkan harus turun langsung mendampingi atlet, terutama bagi mereka yang tidak dapat melihat.

“Pendekatannya harus khusus. Kadang kita harus memandu langsung di lapangan. Jadi ini bukan sekadar latihan biasa, tapi benar-benar butuh keterlibatan penuh dari pelatih,” ungkapnya.

Dengan kerja keras dan semangat tanpa batas, para atlet NPC Kota Tangerang siap membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih prestasi. Target emas bukan sekadar angka, tetapi simbol dari perjuangan, ketekunan, dan mimpi besar yang terus mereka kejar.

Komentar