RASIOO.id – Di bawah kepemimpinan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mulai menunjukkan progres dalam upaya penataan kawasan rawan kemacetan.
Melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Penataan Bangunan Kelas A Wilayah II pada Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (DPTR), pendataan intensif telah dilakukan di tujuh titik simpang strategis, mulai dari Pasir Muncang hingga Simpang Taman Safari.
Kepala UPTD Penataan Bangunan Kelas A Wilayah II, Agung Tarmedi, mengungkapkan bahwa proses pendataan telah berlangsung selama kurang lebih tiga bulan.
Hasil inventarisasi tersebut sebagian telah diserahkan kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan.
“Atas arahan Bupati Bogor, kami melaksanakan tugas sesuai tupoksi, yakni melakukan pendataan, inventarisasi, serta memberikan teguran awal. Untuk penindakan lanjutan menjadi kewenangan dinas teknis dan Satpol PP,” ujar Agung dalam rilisnya yang diterima rasioo.id, Sabtu, 26 April 2026.
Selain mengidentifikasi titik kemacetan, tim UPTD juga melakukan pendataan terhadap bangunan di sepanjang ruas jalan, terutama yang diduga melanggar garis sempadan jalan. Terhadap pelanggaran tersebut, pihaknya telah memberikan teguran bertahap sebelum akhirnya dilimpahkan ke instansi terkait.
Menurut Agung, penataan kawasan ini menjadi langkah penting mengingat Simpang Pasir Muncang merupakan salah satu titik kemacetan kronis yang selama ini sulit diurai.
“Optimalisasi fungsi jalan menjadi fokus utama, termasuk mendorong rencana pelebaran jalan. Ini diharapkan dapat mengurangi hambatan kendaraan, terutama di titik keluar-masuk simpang yang sering tersendat,” jelasnya.
Ke depan, Pemkab Bogor berkomitmen melakukan penataan secara menyeluruh dengan melibatkan berbagai perangkat daerah. Langkah ini bertujuan memastikan kawasan jalan terbebas dari bangunan tanpa izin maupun aktivitas yang mengganggu kelancaran lalu lintas.
Upaya tersebut diharapkan mampu memberikan dampak signifikan dalam mengurangi kemacetan serta meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan di wilayah Kabupaten Bogor











![Ilustrasi Kasus Pelecehan seksual terhadap mahasiswi [Ist]](/wp-content/uploads/2023/06/Screenshot_68-300x178.jpg)



Komentar