Idul Adha 2026: Ketua MUI Kota Tangerang Tekankan Makna Pengorbanan dan Kepedulian Sosial

RASIOO.id – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H, Ketua Majelis Ulama Indonesia Kota Tangerang, Ahmad Baijuri Khotib, mengajak umat Islam untuk memahami esensi pengorbanan secara lebih luas, tidak hanya sebatas ritual penyembelihan hewan kurban.

Ia menegaskan bahwa Idul Adha adalah momentum penting untuk memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat. Menurutnya, makna “Adha” yang identik dengan penyembelihan sebenarnya menyimpan pesan filosofis tentang keikhlasan dan ketaatan kepada Allah SWT.

“Berkurban bukan hanya soal kambing atau sapi. Itu simbol. Intinya adalah kesiapan kita melepas sebagian yang kita miliki demi kepentingan yang lebih besar,” ujarnya saat ditemui di Kantor MUI Kota Tangerang, Senin 27 April 2026.

Baijuri juga menekankan bahwa masyarakat yang belum mampu berkurban secara materi tetap bisa mengambil bagian dalam semangat Idul Adha. Ia mendorong kontribusi dalam bentuk lain, seperti tenaga, waktu, dan pemikiran untuk membantu sesama.

Lebih lanjut, MUI Kota Tangerang terus berupaya memberikan edukasi keagamaan kepada masyarakat, sekaligus memastikan penyaluran hewan kurban tepat sasaran, terutama ke wilayah yang membutuhkan.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan pesan khusus kepada warga Kota Tangerang yang sedang menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. Ia menitipkan doa agar para jamaah mendoakan kebaikan bagi daerah dan bangsa.

“Doakan agar Kota Tangerang menjadi tempat yang nyaman dan sejahtera. Doakan juga para pemimpin agar diberi kekuatan dalam menjalankan amanah, serta untuk Indonesia agar selalu mendapat perlindungan dan keberkahan,” katanya.

Ia menutup dengan ajakan agar masyarakat menyambut Idul Adha dengan penuh rasa syukur dan mengambil hikmah dari setiap rangkaian ibadahnya.

“Kita sambut Idul Adha dengan sukacita, sambil terus belajar tentang arti pengorbanan yang sesungguhnya,” pungkasnya.

Komentar