RASIOO.id — Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Bogor bergerak cepat memastikan hewan kurban yang beredar dan dipotong dalam kondisi sehat serta layak konsumsi. Sebanyak 203 petugas pengamanan hewan kurban diterjunkan ke 1.339 titik pemotongan yang tersebar di 40 kecamatan di Kabupaten Bogor.
Langkah besar tersebut dilakukan atas arahan Bupati Bogor Rudy Susmanto melalui Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Bogor untuk menjamin pelaksanaan ibadah kurban berjalan aman, sehat, dan sesuai syariat.
Pelepasan ratusan petugas itu dilakukan langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika di Ruang Serbaguna I Sekretariat Daerah, Cibinong, Senin (25/5/2026).
Dalam keterangannya, Ajat menyebut jumlah hewan kurban di Kabupaten Bogor tahun ini diperkirakan mencapai lebih dari 20 ribu ekor. Besarnya jumlah tersebut membuat pengawasan harus dilakukan secara maksimal agar kesehatan hewan tetap terjamin hingga proses penyembelihan.
“Pengamanan hewan kurban ini menjadi tanggung jawab bersama agar masyarakat merasa aman dan nyaman dalam menjalankan ibadah kurban,” ujarnya.
Ratusan petugas yang diterjunkan terdiri dari tenaga medik dan paramedik veteriner, penyuluh lapangan, hingga mahasiswa dari IPB University dan Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis IPB. Mereka akan bertugas sejak H-45 hingga H+3 Idul Adha untuk melakukan pemeriksaan kesehatan, pengawasan pemotongan, serta memastikan distribusi daging berjalan aman.
Pemerintah Kabupaten Bogor juga meminta seluruh camat untuk ikut aktif mendukung pengawasan di wilayah masing-masing, terutama di kawasan dengan jumlah pemotongan hewan kurban yang tinggi.
Menurut Ajat, keterlibatan mahasiswa dan para petugas di lapangan menjadi bentuk kolaborasi nyata antara pemerintah dan dunia pendidikan dalam menjaga keamanan pangan asal hewan di tengah masyarakat.
Ia pun menyampaikan apresiasi Bupati Bogor kepada seluruh jajaran Diskanak serta seluruh pihak yang terlibat dalam pengamanan hewan kurban tahun ini.
“Ke depan pengawasan harus terus ditingkatkan, baik dari jumlah personel maupun kualitas pemeriksaannya, agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” tandasnya.














Komentar