Beton Pembatas Sering Dijebol Pemotor, Warga Batutulis Pilih Diam dan Maklumi Kondisi Jalan

RASIOO.id – Warga Kelurahan Lawang Gintung, khususnya di sekitar kawasan Batutulis, memilih bersikap pasrah terhadap aksi pengendara sepeda motor yang berulang kali membongkar beton pembatas di Jalan Saleh Danasasmita, wilayah rawan longsor di Kota Bogor.

Aksi pembongkaran barikade jalan tersebut disebut sudah terjadi berulang kali. Warga mengaku tidak dapat berbuat banyak ketika pembatas beton kembali digeser atau dirusak oleh pengendara yang melintas secara paksa.

Menurut warga, tindakan itu dilakukan oleh pengendara dari luar wilayah yang membutuhkan akses jalan pintas, meski jalur tersebut sebenarnya ditutup karena kondisi tanah yang tidak stabil.

Ibu Puji (55), warga yang tinggal tepat di tepi jalan, mengatakan peristiwa buka tutup pembatas sudah berlangsung hampir dua tahun terakhir. Ia menilai para pengendara nekat karena ingin menghindari jalur memutar yang lebih jauh.

“Buka tutup, buka tutup itu sama orang luar. Dia butuh jalan. Kalau kita sih sudah pasrah, sudah hampir dua tahun seperti ini, usaha juga pada mati,” ujar Puji saat ditemui di kediamannya, Jumat, 29 Mei 2026.

Ia juga menyebut kondisi tersebut berdampak pada aktivitas ekonomi warga sekitar, terutama warung-warung kecil yang sebelumnya berada di sepanjang jalan tersebut.

Meski demikian, warga mengaku sudah terbiasa dengan kebisingan lalu lintas yang terjadi setiap hari. Mereka memilih tidak mempermasalahkan karena sudah lama tinggal di kawasan jalan utama.

“Kebisingan mah sudah biasa, dari dulu rumah di pinggir jalan. Nggak terlalu mengganggu juga, karena mereka juga butuh jalan,” katanya.

Saat ini, warga hanya bisa menyaksikan kondisi “kejar-kejaran” antara petugas yang memasang beton pembatas dan pengendara yang kembali membukanya. Situasi tersebut bahkan kerap terekam kamera pengawas di sekitar lokasi.

Warga berharap pemerintah segera mempercepat pembangunan jalur alternatif dan proyek penataan kawasan Leuweung Batutulis agar persoalan akses jalan tidak terus berulang.

Komentar