Bahrul Hikam Nahkodai MUI Batuceper 2026-2031, Siap Jadi Pelayan Umat dan Perkuat Sinergi Keagamaan

RASIOO.ID – Bahrul Hikam resmi terpilih sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Batuceper untuk masa khidmat 2026-2031. Usai terpilih dalam Musyawarah Kecamatan (Muscam) MUI Batuceper yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Batuceper, Senin 1 Juni 2026, ia menegaskan komitmennya menjadikan MUI sebagai pelayan umat sekaligus mitra strategis pemerintah.

Menurut Bahrul, kepemimpinannya akan berorientasi pada penguatan peran MUI dalam membina kehidupan keagamaan masyarakat serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai elemen keumatan di wilayah Batuceper.

“Visi kami merujuk langsung pada visi besar MUI Nasional, yaitu mewujudkan masyarakat yang Baldatun Toyyibatun Warobbun Ghofur, negeri yang baik, aman, nyaman, dan berada dalam ampunan Allah SWT,” ujarnya.

Bahrul bukan sosok baru di lingkungan MUI. Ia memiliki pengalaman panjang dalam struktur organisasi, mulai dari Komisi Fatwa tingkat kecamatan hingga dipercaya menjadi bagian dari Komisi Fatwa serta Komisi Perundang-undangan dan Hukum MUI Kota Tangerang.

Dalam menjalankan roda organisasi, Bahrul menegaskan akan melanjutkan program-program positif yang telah dirintis kepengurusan sebelumnya di bawah kepemimpinan Kiai Zaky. Namun demikian, ia ingin menghadirkan penguatan dari sisi sinergi dan kolaborasi.

“Selain melanjutkan program yang sudah berjalan, fokus kami adalah membangun sinergi yang lebih kuat dengan tokoh agama dan organisasi keagamaan di Batuceper, seperti MWCNU, DMI, maupun LPTQ,” katanya.

Ia juga menjelaskan bahwa MUI tingkat kecamatan tidak memiliki kewenangan untuk mengeluarkan fatwa secara mandiri. Kewenangan tersebut berada di tingkat nasional, provinsi, maupun kabupaten/kota untuk kasus tertentu.

Karena itu, MUI Kecamatan Batuceper akan lebih berperan sebagai jembatan informasi dan edukasi keagamaan bagi masyarakat. Peran tersebut diwujudkan melalui sosialisasi fatwa-fatwa resmi MUI, penampungan aspirasi dan persoalan keagamaan yang berkembang di tengah masyarakat, hingga penyampaian rekomendasi kepada MUI tingkat yang lebih tinggi apabila diperlukan.

“Kami ingin mengoptimalkan fungsi MUI sebagai pusat edukasi keagamaan, pemberi arahan dan petunjuk bagi umat, sekaligus menjadi wadah penyalur aspirasi masyarakat terkait persoalan keagamaan,” jelasnya.

Bahrul menegaskan, semangat utama yang akan dibawanya selama masa kepemimpinan adalah menjadikan MUI Batuceper sebagai khadimul ummah atau pelayan umat.

“Kesimpulannya, kami berfokus menjadi pelayan umat sebagaimana yang ditekankan Ketua MUI Kota Tangerang. Di saat yang sama, kami siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan bangsa, khususnya di bidang keagamaan,” pungkasnya.

Jangan Lewatkan

Komentar