HMI Komisariat UNIS Tangerang Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Kebakaran TPA Rawa Kucing

 

RASIOO.id -Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat FISIP Universitas Islam Syeikh Yufuf (UNIS) Tangerang menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk warga terdampak kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Rawa Kucing di Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang.

Dede Faisal Akbar selaku Ketua HMI Komisariat Fisip UNIS mengatakan, penyerahan bantuan inimerupakan  bukti dari HMI Back to Society dengan dasar kemanusiaan, pengabdian dan kepedulian mahasiswa kepada derita yang sedang dialami masyarakat.

“Dengan upaya ini diharapkan bisa meringankan beban masyarakat yang terdampak dari bencana kebakaran di TPA Rawa Kucing ini, dan mudah-mudahan dari aksi sosial ini pun dapat menjadi kepedulian bersama dari berbagai elemen mahasiswa dan masyarakat dapat solid bersama-sama membantu keluarga kita di TPA Rawa Kucing,” ucap Dede, Senin 23 Oktober 2023.

Baca Juga : Kebakaran TPA Rawa Kucing Hari Keempat, BNPB Turunkan Helikopter Water Bombing Asap Tebal Masih Terlihat

HMI, kata Dede, berharap kebakaran TPA yang terjadi sejak Jum’at 20 Oktober itu bisa segera tuntas teratasi. Dia melihat, kepulan asap masih cukup tebal dan membahayakan keselamatan masyarakat di dekat lokasi. Karena itu,
masyarakat terpaksa harus bertahan sementara untuk tinggal di lokasi pengungsian.

“Dan mereka membutuhkan uluran tangan kita,” kata dia.

Dalam kesempatan itu, HMI Komisariat Fisip UNIS Cabang Tangerang melakukan penyerahan beberapa barang atau kebutuhan pokok dari hasil open donasi untuk para korban yang ada di TPA Rawa Kucing.

Bantuan tersebut berbentuk sembako dan barang yang lainya untuk kebutuhan masyarakat yang terdampak akibat kebakaran TPA Rawa Kucing. Bantuan tersebut diserahkan melalui Ketua RT 04 sekaligus perwakilan dari warga Rawa Kucing.

“Kami menyerahkan donasi bagi warga yang terdampak kebakaran sampah melalui Bapak Remon selaku Ketua RT 04,” ujar dede

Kata Dede, musibah ini harus menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Tangerang untuk penanganan TPA yang lebih baik lagi. Menurut dia, sebelum terbakar TPA Rawa Kucing memang menjadi persoalan lingkungan karena daya tampungnya sudah tidak lagi memadai.

“Mahasiswa harus memiliki kepedulian terhadap sesama apalagi ini terjadi di sekeliling kita. Semoga menjadi pundi-pundi amal kebaikan,” harap Dede.

 

Simak rasioo.id di Google News

Komentar