Cegah Korban Jiwa Terulang, Pemkot Bogor Prioritaskan Normalisasi Drainase Jalan Dadali

Rasioo.id – Pemerintah Kota Bogor memprioritaskan perbaikan dan normalisasi sistem drainase di kawasan Jalan Dadali sebagai langkah antisipasi untuk mencegah terulangnya korban jiwa akibat genangan air saat hujan deras.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengatakan keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil pemetaan dan evaluasi rutin pasca-curah hujan tinggi yang mencapai lebih dari 140 milimeter. Jalan Dadali menjadi salah satu titik perhatian utama karena memiliki riwayat banjir yang pernah menyebabkan jatuhnya korban jiwa.

“Karena memiliki rekam jejak yang cukup serius, kami memutuskan menggeser prioritas anggaran rutin untuk mempercepat normalisasi saluran air di sepanjang Jalan Dadali,” ujar Dedie, Senin 1  juni 2026.

Selain melakukan perbaikan infrastruktur, Pemkot Bogor juga akan menertibkan pemanfaatan trotoar yang selama ini digunakan oleh pedagang tanaman hias. Berdasarkan hasil inspeksi lapangan, ditemukan banyak sampah yang tersangkut di bawah lapak pedagang dan menjadi salah satu penyebab tersumbatnya saluran drainase.

Kondisi tersebut menghambat aliran air saat hujan deras hingga menyebabkan genangan yang meluap ke badan jalan dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.

“Di lapangan kami menemukan banyak sampah yang tersangkut di bawah lapak-lapak pedagang. Hal ini menjadi salah satu faktor penyebab tersumbatnya saluran air,” jelasnya.

Meski tidak memiliki kewajiban menyediakan lokasi pengganti karena trotoar merupakan fasilitas publik, Pemkot Bogor tetap berupaya mencari solusi bagi para pedagang terdampak.

Dedie mengatakan para pedagang akan diarahkan untuk menempati kawasan Jalan Regional Ring Road (R3) agar tetap dapat menjalankan aktivitas ekonomi tanpa mengganggu fungsi fasilitas umum.

“Secara aturan, pemerintah tidak memiliki kewajiban mutlak menyediakan lahan relokasi. Namun atas dasar kemanusiaan dan hati nurani, kami tetap berupaya memberikan alternatif lokasi usaha bagi para pedagang,” katanya.

Menurut Dedie, langkah penataan ini bukan semata-mata soal ketertiban kota, tetapi juga bagian dari upaya melindungi keselamatan masyarakat. Ia menegaskan bahwa pemulihan fungsi drainase dan trotoar harus menjadi prioritas untuk mengurangi risiko bencana saat musim hujan.

“Langkah ini dilakukan demi keselamatan masyarakat luas dan untuk mencegah tragedi serupa terulang kembali,” tegasnya.

Pemkot Bogor pun mengajak masyarakat serta berbagai pihak untuk mendukung penataan kawasan Jalan Dadali. Dengan fungsi trotoar dan saluran air yang kembali optimal, kawasan tersebut diharapkan menjadi lebih aman, tertata, dan nyaman bagi seluruh warga.

Komentar

Rekomendasi Untuk Anda