RASIOO.ID – Pemerintah Kabupaten Bogor terus memperkuat langkah pembangunan berbasis data guna memastikan setiap program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, saat memimpin Rapat Evaluasi Indikator Kinerja Utama (IKU) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) dan jajaran perangkat daerah di Cibinong, Senin 8 Juni 2026.
Rapat strategis tersebut digelar sebagai bagian dari evaluasi capaian pembangunan daerah sekaligus menyusun arah kebijakan untuk mendukung perubahan parsial Penjabaran APBD Tahun Anggaran 2026.
Di tengah dinamika ekonomi global dan tantangan fiskal yang masih membayangi, Rudy menekankan pentingnya perencanaan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada realisasi anggaran, tetapi juga mampu menghasilkan dampak nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Di tengah gejolak ekonomi global dan berbagai tantangan fiskal yang dihadapi saat ini, kita harus menghadirkan program pembangunan yang berbasis data, tepat sasaran, dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” tegas Rudy Susmanto.
Menurutnya, evaluasi terhadap Indikator Kinerja Utama menjadi instrumen penting untuk mengukur efektivitas program yang telah berjalan sekaligus memastikan kebijakan pemerintah daerah tetap berada pada jalur yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Melalui evaluasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Bogor bersama BPS melakukan penelaahan mendalam terhadap berbagai indikator pembangunan, mulai dari sektor ekonomi, sosial, pelayanan publik hingga kesejahteraan masyarakat. Hasil evaluasi ini nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan prioritas pembangunan dan alokasi anggaran yang lebih efektif.
Rudy menegaskan, pembangunan yang berhasil bukan hanya ditandai dengan tingginya angka serapan anggaran, tetapi juga sejauh mana program pemerintah mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Karena itu, ia meminta seluruh perangkat daerah untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan kualitas perencanaan, dan memastikan setiap program memiliki target yang jelas serta terukur.
“Setiap program harus memiliki dampak yang nyata. Kita ingin pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kabupaten Bogor,” ujarnya.
Selain itu, Bupati Bogor juga mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan yang semakin kompleks.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak dapat dicapai oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kerja sama yang kuat antara pemerintah, lembaga statistik, dunia usaha, akademisi, hingga masyarakat.
“Mari bergandeng tangan memperkuat sinergi untuk menghadirkan pembangunan yang memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Kabupaten Bogor,” katanya.
Melalui evaluasi IKU ini, Pemerintah Kabupaten Bogor berharap seluruh kebijakan dan program pembangunan pada tahun 2026 dapat berjalan lebih optimal, akuntabel, dan tepat sasaran. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan Kabupaten Bogor yang lebih maju, berdaya saing, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di tengah berbagai tantangan zaman.















Komentar