RASIOO.id – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono meninjau langsung progres renovasi MTsN 1 Kota Bogor pada Jumat, 19 Juni 2026. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan proyek rehabilitasi berjalan sesuai target menjelang dimulainya tahun ajaran baru.
Sebelumnya, tim dari Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia juga telah melakukan pengecekan lapangan pada 10 Juni 2026. Pemerintah pusat diketahui mengalokasikan anggaran sebesar Rp5,5 miliar untuk renovasi sekaligus peningkatan fasilitas pendidikan di sekolah tersebut.
AHY mengatakan dirinya datang langsung ke Kota Bogor untuk melihat perkembangan pembangunan yang kini hampir selesai. Menurutnya, proyek rehabilitasi ini merupakan bagian dari program nasional peningkatan kualitas infrastruktur pendidikan di Indonesia.
“Memeriksa secara langsung progres rehabilitasi dan renovasi madrasah yang dikerjakan Kementerian Pekerjaan Umum bersama Kementerian Agama,” ujar AHY saat meninjau lokasi.
Dalam kunjungan itu, AHY didampingi Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim dan Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin.
Ia mengungkapkan progres renovasi di MTsN 1 Kota Bogor kini telah mencapai 95 persen dan diperkirakan segera selesai dalam waktu dekat. Secara nasional, proyek serupa juga tengah berjalan di ratusan madrasah di berbagai daerah.
AHY menjelaskan, program renovasi ini merupakan bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025 yang fokus pada penguatan infrastruktur pendidikan, termasuk madrasah di bawah naungan Kementerian Agama.
Secara nasional, pemerintah mencatat ada 1.397 madrasah yang masuk daftar prioritas perbaikan. Presiden Prabowo Subianto telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp4 triliun untuk konstruksi serta Rp1,4 triliun untuk kebutuhan mebel dan fasilitas penunjang lainnya.
Menurut AHY, pembangunan infrastruktur pendidikan menjadi salah satu prioritas pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendukung target pembangunan nasional ke depan.
“Sekolah harus aman, kokoh, nyaman digunakan belajar, sehingga membantu siswa dan guru meningkatkan kualitas pendidikan secara keseluruhan,” tutupnya.














Komentar