Bupati Bogor Rudy Susmanto Turun ke Sekolah, Dengarkan Aspirasi dan Perjuangkan Kesejahteraan Guru Demi Generasi Emas Indonesia

RASIOO.id – Komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dalam meningkatkan kualitas pendidikan terus diperkuat. Melalui program “Kami Mendengar”, Bupati Bogor, Rudy Susmanto, turun langsung ke sekolah untuk menyerap aspirasi warga sekolah, memantau kondisi fasilitas pendidikan, hingga memastikan kesejahteraan tenaga pendidik terus meningkat.

Pada Senin 22 Juni 2024 Rudy Susmanto hadir di SDN 04 Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang. Kehadirannya tidak hanya untuk mengikuti kegiatan sekolah, tetapi juga berdialog langsung dengan guru, siswa, dan pihak sekolah guna mengetahui berbagai kebutuhan yang masih perlu mendapat perhatian pemerintah.

Menurut Rudy, program “Kami Mendengar” merupakan langkah nyata Pemerintah Kabupaten Bogor untuk memastikan setiap kebijakan yang diambil benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.

“Pemerintah Kabupaten Bogor memiliki program bernama Kami Mendengar. Setelah kami mendengar, bukan hanya mendengar, tetapi kami melihat dan tentunya akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan,” ujar Rudy.

Sebagai kabupaten dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia, Kabupaten Bogor menghadapi tantangan besar di sektor pendidikan. Saat ini terdapat sekitar 1.480 Sekolah Dasar (SD) dan 107 Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang tersebar di berbagai wilayah.

Karena itu, Rudy menegaskan bahwa pembangunan pendidikan tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab Dinas Pendidikan semata. Dibutuhkan keterlibatan seluruh unsur pemerintah daerah untuk bersama-sama mengawal kualitas pendidikan.

Melalui program tersebut, setiap hari Senin seluruh kepala perangkat daerah, sekretaris dinas, camat, kepala desa hingga anggota DPRD ditugaskan menjadi inspektur upacara di sekolah-sekolah SD dan SMP di Kabupaten Bogor.

Langkah tersebut dilakukan agar pemerintah dapat melihat langsung kondisi sekolah, mulai dari kebutuhan sarana dan prasarana hingga berbagai persoalan yang dihadapi peserta didik maupun tenaga pendidik.

“Tujuannya agar kita dapat melihat langsung kondisi anak-anak kita, sekaligus memantau fasilitas dan infrastruktur yang perlu dibenahi bersama. Perubahan memang tidak bisa diselesaikan dalam satu tahun, tetapi dengan perhatian yang terus diberikan, insyaallah akan membawa perubahan bagi kualitas pendidikan di Kabupaten Bogor,” jelasnya.

Selain fokus pada infrastruktur pendidikan, Pemerintah Kabupaten Bogor juga memastikan berbagai program prioritas pemerintah pusat berjalan optimal. Salah satunya adalah Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden RI, Prabowo Subianto.

Program tersebut dinilai menjadi salah satu upaya strategis dalam meningkatkan kesehatan dan kualitas gizi peserta didik sehingga mampu menunjang proses belajar yang lebih baik.

Tidak hanya itu, Rudy juga menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kesejahteraan tenaga pendidik, khususnya guru honorer. Ia menyebutkan bahwa pemerintah secara bertahap terus melakukan pengangkatan guru honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) maupun pegawai paruh waktu sesuai ketentuan yang berlaku.

Di SDN 04 Cijayanti sendiri, dari tujuh guru yang bertugas, tiga di antaranya telah resmi dilantik menjadi PPPK.

“Ini menjadi bukti perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan guru sebagai ujung tombak pendidikan,” ungkap Rudy.

Ia menambahkan, pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Oleh sebab itu, investasi terbaik bagi masa depan bangsa adalah memastikan setiap anak mendapatkan pendidikan yang berkualitas dengan dukungan fasilitas yang memadai serta tenaga pendidik yang sejahtera.

Menutup kunjungannya, Rudy Susmanto turut menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas perhatian besar yang diberikan terhadap dunia pendidikan dan kesejahteraan guru di Indonesia.

“Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto yang telah memberikan perhatian besar terhadap anak-anak Indonesia, dunia pendidikan, serta kesejahteraan para guru. Ini adalah langkah penting untuk menyiapkan masa depan bangsa yang lebih baik,” tutupnya.

Komentar