RASIOO.id – Pergerakan harga emas menunjukkan tren yang berbeda pada Kamis 25 Jun i 2026. Di pasar nasional, harga emas Antam terpantau masih bertahan di level tinggi dan cenderung stabil. Namun, kondisi berbeda terjadi di Aceh Barat Daya (Abdya), di mana harga emas murni lokal terus mengalami penurunan.
Data perdagangan menunjukkan harga emas Antam di Pegadaian masih berada di angka Rp2.655.000 per gram. Stabilnya harga tersebut menjadi sinyal bahwa minat investor terhadap emas batangan nasional masih cukup kuat meski pasar global bergerak dinamis.
Di sisi lain, harga buyback atau pembelian kembali emas Antam dilaporkan turun tipis sebesar Rp52.000. Meski demikian, harga jual emas fisik di sejumlah platform ritel seperti Pegadaian dan Galeri 24 masih mampu mempertahankan posisinya tanpa perubahan berarti dibandingkan hari sebelumnya.
Sementara itu, pasar emas lokal di Kabupaten Aceh Barat Daya justru menunjukkan tren sebaliknya. Harga emas murni yang sebelumnya sempat bertahan di kisaran Rp8 juta per mayam kini kembali terkoreksi.
Pantauan transaksi di kawasan pertokoan Blangpidie memperlihatkan aktivitas jual beli yang cenderung lesu. Menurunnya permintaan masyarakat membuat harga emas murni maupun emas London terus mengalami tekanan.
Pelaku pasar menilai melemahnya daya beli masyarakat menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan harga emas lokal sulit bertahan di level tinggi. Kondisi tersebut berbeda dengan pasar nasional yang masih didukung permintaan investasi dan perdagangan yang lebih luas.
Perbedaan tren harga ini menunjukkan bahwa pasar emas tidak hanya dipengaruhi faktor global, tetapi juga sangat bergantung pada kondisi ekonomi dan aktivitas transaksi di masing-masing daerah.
Bagi masyarakat yang berencana membeli emas, kondisi saat ini menjadi momentum menarik untuk memantau perkembangan harga. Di saat emas Antam masih stabil di level tinggi, harga emas lokal di beberapa daerah justru sedang bergerak turun dan berpotensi menjadi peluang bagi pembeli.















Komentar