Kemarau Mulai Menggigit, Ribuan Warga Bogor Barat Krisis Air Bersih, BPBD Turunkan Bantuan Darurat

RASIOO.id – Dampak musim kemarau mulai dirasakan warga di wilayah barat Kabupaten Bogor. Sedikitnya 1.135 warga di Kampung Naggeleng, Desa Pangaur, Kecamatan Jasinga, mengalami krisis air bersih setelah sumber air yang selama ini menjadi andalan mereka mengering.

Kondisi tersebut membuat aktivitas sehari-hari warga terganggu. Air yang biasanya digunakan untuk kebutuhan rumah tangga, mulai dari memasak, mencuci hingga mandi, kini semakin sulit diperoleh akibat menurunnya debit sumber air selama beberapa hari terakhir.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Bogor, Ade, mengatakan laporan mengenai kekeringan diterima dari pemerintah desa pada Selasa 14 Juli 2026. Menindaklanjuti laporan tersebut, BPBD langsung menyalurkan bantuan air bersih pada keesokan harinya.

“Dari hasil pendataan, sebanyak 556 jiwa di RT 01 dan 579 jiwa di RT 02 Kampung Naggeleng terdampak kekeringan. Total ada 1.135 warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih,” ujar Ade.

Menurutnya, berkurangnya intensitas hujan dalam beberapa waktu terakhir menyebabkan cadangan air warga terus menyusut hingga akhirnya tidak lagi mampu memenuhi kebutuhan harian masyarakat.

“Intensitas hujan yang menurun dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan sumber air milik warga berkurang. Kondisi itu berdampak pada sulitnya masyarakat memenuhi kebutuhan air bersih untuk aktivitas sehari-hari,” jelasnya.

Sebagai langkah penanganan darurat, BPBD Kabupaten Bogor mendistribusikan 5.000 liter air bersih atau satu rit mobil tangki. Pasokan air tersebut diambil dari PDAM Tirta Kahuripan wilayah Kecamatan Cibungbulang sebelum disalurkan kepada warga terdampak.

BPBD juga terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat. Apabila musim kemarau masih berlangsung dan kebutuhan air bersih terus meningkat, distribusi bantuan air akan kembali dilakukan sesuai kebutuhan masyarakat.

Masyarakat pun diimbau untuk menggunakan air secara bijak serta segera melaporkan kepada pemerintah desa atau BPBD apabila wilayahnya mulai mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, sehingga penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.

Komentar