RASIOO.id – Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor membangun Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di kawasan perlintasan MA Salmun pada 2027 mendapat perhatian dari warga sekitar. Selain dinilai mampu meningkatkan keselamatan, warga berharap desain JPO juga memperhatikan kemudahan akses bagi masyarakat yang beraktivitas di kawasan tersebut.
Salah satu warga sekaligus juru parkir resmi Dinas Perhubungan, Dani Ramdani (64), menyambut baik rencana pembangunan tersebut. Pria yang telah bertugas lebih dari 15 tahun di kawasan MA Salmun itu menilai keberadaan JPO dapat mengurangi risiko kecelakaan di lokasi yang setiap hari dipadati kendaraan dan pejalan kaki.
“Kalau setuju, sebetulnya bisa mengurangi angka kecelakaan. Di sini pengendara motor kebanyakan terburu-buru, ada yang mau ke sekolah, kerja, hingga ojek online yang mengejar setoran,” ujar Dani, Kamis, 30 Juli 2026.
Meski mendukung, Dani mengingatkan agar pembangunan JPO tidak menyulitkan aktivitas masyarakat, khususnya pengunjung pasar. Menurutnya, akses menuju area perdagangan harus tetap diperhatikan agar warga tidak perlu memutar terlalu jauh.
“Kalau tidak, harus memutar atau menaruh motor di sini, tapi belanjanya jauh di sana. Jadi mesti mengeluarkan ongkos lagi buat uang pikulnya,” katanya.
Ia berharap JPO yang dibangun tidak hanya menjadi fasilitas penyeberangan pejalan kaki, tetapi juga mampu mengakomodasi kebutuhan mobilitas masyarakat di kawasan tersebut. Selain itu, aspek keamanan juga harus menjadi perhatian dalam proses perencanaan.
Menurut Dani, pagar pengaman di sisi kanan dan kiri JPO perlu dibuat lebih tinggi untuk memberikan rasa aman bagi pengguna serta mencegah potensi tindakan yang tidak diinginkan.
“Rata-rata kan harus ada pengamanan di sebelah kiri dan kanannya. Jadi orang yang takut ketinggian lebih aman, sekaligus mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.
Terkait area parkir, Dani menilai rencana pembangunan JPO tidak akan berdampak langsung terhadap lahan parkir yang ada saat ini. Namun, selama proses pembangunan berlangsung, kemungkinan akan ada penyesuaian arus kendaraan dan lokasi parkir sementara.
Di akhir keterangannya, Dani berharap Pemkot Bogor memastikan kualitas pembangunan JPO benar-benar diperhatikan agar fasilitas tersebut dapat digunakan dalam jangka panjang.
“Harus dilihat kualitas pembangunannya seperti apa. Kualitas semen dan pasirnya juga harus diperhatikan. Ini kan proyek jangka panjang,” tutupnya.














Komentar