RASIOO.id – Musyawarah Daerah (Musda) XI Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Bogor menetapkan Rusli Prihatevy kembali memimpin DPD Partai Golkar Kota Bogor untuk periode 2025–2030 melalui mekanisme aklamasi, Jumat, 31 Juli 2026.
Usai penetapan, DPD Partai Golkar Jawa Barat langsung menginstruksikan kepengurusan baru untuk memperkuat konsolidasi internal sebagai bekal menghadapi Pemilu mendatang. Target yang dipasang tidak hanya meningkatkan perolehan kursi legislatif, tetapi juga merebut kursi kepala daerah.
Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Daniel Mutaqien Syafiuddin, mengatakan terpilihnya Rusli secara aklamasi menjadi modal penting dalam menjaga soliditas partai di tengah tantangan politik yang semakin dinamis.
“Mudah-mudahan dengan terpilihnya beliau secara aklamasi ini menyempurnakan kesolidan dan kebersamaan yang sudah terjaga,” ujar Daniel.
Daniel mengungkapkan, saat ini Partai Golkar Kota Bogor menempati posisi kedua dalam perolehan kursi DPRD dengan tujuh kursi. Pada pemilu mendatang, DPD Jawa Barat menargetkan perolehan tersebut meningkat menjadi 10 hingga 11 kursi, sekaligus memenangkan kontestasi di tingkat eksekutif.
Ia juga menjelaskan, Musda Kota Bogor dipilih sebagai pelaksanaan Musda DPD tingkat II pertama di Jawa Barat karena dinilai memiliki kesiapan organisasi yang baik serta nilai historis Kota Bogor sebagai salah satu pusat pemerintahan pada masa Tatar Sunda.
Menurut Daniel, DPD Partai Golkar Jawa Barat menargetkan seluruh pelaksanaan Musda kabupaten/kota di Jawa Barat rampung paling lambat 31 Agustus 2026.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Kota Bogor terpilih, Rusli Prihatevy, mengatakan fokus awal kepengurusannya adalah menyusun sekaligus mengevaluasi struktur organisasi periode 2025–2030 bersama jajaran pimpinan kecamatan serta organisasi sayap partai.
Terkait target merebut kursi kepala daerah pada pemilu mendatang, Rusli menyebut partainya masih melakukan perhitungan secara matang.
“Ini masih berproses. Dengan hitungan kalkulatif yang matang, apa yang menjadi instruksi Ketua DPD Jawa Barat tentu menjadi perhatian penting kami,” ujar Rusli.










Komentar