Ribuan Warga Padati Kirab FMP ke-11 Kota Bogor, Sekda Jabar Semangat Perjuangan Harus Jadi Energi Pembangunan

RASIOO.ID – Lautan masyarakat memadati sejumlah ruas jalan di Kota Bogor saat Kirab Festival Merah Putih (FMP) ke-11 digelar, Minggu 9 Agustus 2026. Derap marching band, iring-iringan kavaleri, hingga berbagai atraksi budaya membuat suasana kota semakin semarak sekaligus membangkitkan semangat nasionalisme warga.Kirab tahunan tersebut tidak hanya menjadi tontonan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi momentum untuk kembali menghidupkan nilai perjuangan dan kecintaan terhadap Indonesia, khususnya di tengah generasi muda.

Sejumlah pejabat daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, budayawan, serta ribuan warga turut hadir dalam kegiatan yang mengusung semangat persatuan tersebut.Komandan Korem 061/Suryakencana, Brigjen TNI Thomas Rajunio, mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan kebersihan dan ketertiban sebagai bagian dari karakter warga Kota Bogor.

Menurutnya, wajah sebuah kota tidak terlepas dari perilaku masyarakat yang tinggal di dalamnya.“Wajah sebuah kota itu sebetulnya adalah wajah masyarakatnya. Mari sama-sama kita bangun sehingga tagline ‘Dari Bogor untuk Indonesia’ ini menjadi kenyataan,” ujar Thomas dalam sambutannya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman yang hadir mewakili Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Festival Merah Putih.Herman menilai Kirab FMP bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk menggelorakan kembali semangat perjuangan sekaligus mengajak masyarakat mengisi kemerdekaan melalui pembangunan.Ia menyebut sejumlah indikator pembangunan Jawa Barat menunjukkan perkembangan positif. Pertumbuhan ekonomi Jawa Barat pada Triwulan I tercatat mencapai 5,79 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional yang berada di angka 5,61 persen.

“Laju pertumbuhan ekonomi Triwulan I mencatatkan angka 5,79 persen, berada di atas rata-rata nasional sebesar 5,61 persen,” kata Herman.

Selain pertumbuhan ekonomi, Herman juga menyoroti peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jawa Barat. Delta IPM Jawa Barat disebut menjadi yang tertinggi di Indonesia dengan peningkatan 0,98 poin hingga mencapai 75,90.

Di sektor kesehatan, penurunan prevalensi stunting Jawa Barat juga menjadi salah satu capaian yang disampaikan. Angkanya turun dari 27,7 persen menjadi 15,9 persen atau berkurang 5,8 persen.“Penurunan angka stunting dari tahun ke tahun mencatatkan rekor tertinggi secara nasional sebesar 5,8 persen, dari 27,7 persen menjadi 15,9 persen,” ujarnya.

Herman menambahkan, angka kemiskinan Jawa Barat juga mengalami penurunan sebesar 0,3 persen. Sementara tingkat pengangguran turun 0,1 persen.

Di sepanjang jalur kirab, antusiasme masyarakat tampak begitu tinggi. Warga dari berbagai usia berjejer di pinggir jalan untuk menyaksikan langsung parade yang menjadi salah satu agenda khas peringatan kemerdekaan di Kota Bogor.

Wanci (56), warga Pancasan, Bogor Barat, mengaku hampir selalu mengikuti Kirab Festival Merah Putih setiap tahun bersama rombongan tetangganya.Menurutnya, parade kavaleri dan marching band menjadi bagian yang paling menarik untuk disaksikan.“Paling suka lihat parade kavaleri dan marching band. Senang sekali bisa ikut berpartisipasi dan bertegur sapa langsung dengan Pak Wali Kota,” ungkap Wanci.

Ia berharap Festival Merah Putih dapat terus digelar setiap tahun dengan kemeriahan yang semakin besar, tanpa meninggalkan pesan utama tentang persatuan, perjuangan, dan kecintaan terhadap Tanah Air.

Kirab Festival Merah Putih ke-11 akhirnya bukan sekadar menghadirkan kemeriahan di jalanan Kota Bogor. Di balik parade dan atraksi yang disaksikan ribuan warga, terselip pesan bahwa semangat perjuangan tidak berhenti ketika kemerdekaan diraih.

Semangat tersebut harus terus diterjemahkan melalui gotong royong, menjaga lingkungan, membangun daerah, serta menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemkot Bogor berharap semangat kebersamaan yang tumbuh dalam Festival Merah Putih dapat terus menjadi energi positif untuk membangun daerah dan Indonesia. (Hana)

Komentar