RASIOO.id – Suasana berbeda mewarnai peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Tangerang. Puluhan organisasi wartawan tidak hanya berkumpul untuk menjalankan aktivitas jurnalistik, tetapi juga turun ke lapangan dan saling adu kemampuan dalam pertandingan futsal.
Keseruan itu tersaji dalam Fun Futsal Kemerdekaan Wali Kota Tangerang Cup yang digelar di WRB Futsal Arena, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Rabu 26 Agustus 2026.
Mengusung tema “Bersama, Bersinergi, Perkuat Kolaborasi”, kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus mempererat hubungan antarkomunitas dan organisasi wartawan di Kota Tangerang.
Uniknya, pertandingan tidak hanya diisi para jurnalis. Wali Kota Tangerang Sachrudin turut turun langsung ke lapangan dan bermain bersama para ketua organisasi wartawan.
Bukan sekadar seremonial, Sachrudin bahkan ikut merasakan sengitnya pertandingan. Ia mengaku cukup kewalahan menghadapi permainan para wartawan, meski pada akhirnya timnya berhasil meraih kemenangan.
“Ini bukan persoalan juara, bukan persoalan kemenangan. Tapi ini soal persatuan dan kesatuan, soal pertemanan, persaudaraan,” ujar Sachrudin seusai membuka kegiatan.
Sachrudin menilai, olahraga menjadi cara yang efektif untuk membangun komunikasi yang lebih cair. Di tengah kesibukan wartawan mengejar berita dan menjalankan tugas jurnalistik, kegiatan seperti ini dinilai mampu menciptakan ruang untuk saling mengenal lebih dekat.
“Tadi luar biasa. Saya sudah kewalahan, walaupun kita menang juga sih akhirnya,” kata Sachrudin sambil tertawa.
Menurutnya, kebersamaan tersebut penting untuk terus dirawat. Ia berharap kegiatan serupa tidak berhenti pada satu momentum, tetapi dapat menjadi agenda yang semakin meriah pada tahun-tahun berikutnya.
“Pemerintah akan mendorong dan mendukung kegiatan-kegiatan seperti ini. Mudah-mudahan tahun-tahun berikutnya kita laksanakan dengan lebih meriah, dengan lebih semarak, dengan lebih semangat dan penuh kegembiraan,” ujarnya.
Lebih dari sekadar pertandingan futsal, Sachrudin berharap pertemuan antarorganisasi wartawan tersebut juga berdampak pada peningkatan profesionalisme insan pers.
Ia menilai wartawan mempunyai peran strategis dalam menyampaikan informasi, memberikan edukasi, sekaligus menghadirkan hiburan yang sehat bagi masyarakat.
“Mudah-mudahan melalui kegiatan ini teman-teman wartawan tambah solid, tambah kompak, tambah profesional dalam memberikan sajian-sajian dalam bentuk informasi, kemudian mengedukasi masyarakat, dan bagaimana kita bisa juga menghibur masyarakat,” tuturnya.
Pentahelix Jadi Kunci Kolaborasi
Sachrudin juga menekankan pentingnya membangun hubungan yang harmonis antara pemerintah dan media. Menurutnya, pembangunan daerah tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan berbagai unsur masyarakat.
“Kita bangun sinergi, kolaborasi pentahelix. Kita pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan media ini satu kesatuan yang tidak boleh terpisah ketika kita ingin maju bersama,” tegasnya.
Apresiasi juga datang dari Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Andri S. Permana. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi contoh bahwa kesibukan para jurnalis tidak menghalangi mereka untuk membangun kebersamaan dan merayakan kemerdekaan melalui kegiatan yang positif.
“Di kesibukan mereka sebagai jurnalis, mereka masih bisa menyempatkan diri untuk sama-sama berkumpul, hadir, bersilaturahmi, merayakan Kemerdekaan Republik Indonesia dengan kegiatan positif,” ujar Andri.
Menurut Andri, semangat seperti itu layak ditularkan kepada kelompok profesi lainnya. Sebab, persatuan dan kebersamaan menjadi modal penting dalam membangun daerah.
“Ini hal yang positif, harus juga bisa diikuti oleh kawan-kawan kelompok profesi yang lain,” katanya.
Ia juga menilai media memiliki posisi penting dalam kehidupan masyarakat. Karena itu, menurutnya, perayaan kemerdekaan tidak harus selalu dilakukan dengan kegiatan yang meriah dan penuh euforia.
“Media sebagai pilar keempat, teman-teman jurnalis hari ini bisa memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa merayakan kemerdekaan tidak dalam kegiatan yang euforia, tapi kegiatan yang sederhana tapi kaya makna seperti ini wajib hukumnya kita berikan apresiasi yang baik,” ucapnya.
Dari Lapangan Futsal, Bangun Kekompakan
Sementara itu, Ketua Panitia Fun Futsal Kemerdekaan, Sumantri Handoyo, mengatakan kegiatan tersebut memang dirancang untuk mempertemukan berbagai organisasi wartawan yang ada di Kota Tangerang.
Menurutnya, keberadaan banyak organisasi wartawan justru menjadi peluang untuk memperkuat komunikasi dan membangun kebersamaan.
“Bagaimana kita ke depannya biar lebih kompak, terutama dengan antarwartawan, organisasi wartawan serta Pemkot Tangerang kita bisa berkolaborasi dengan baik,” ujar Sumantri.
Tak hanya pertandingan, panitia juga menyiapkan trofi, doorprize, hingga dana pembinaan bagi para pemenang.
Sumantri berharap Fun Futsal Kemerdekaan Wali Kota Tangerang Cup tidak hanya meninggalkan cerita tentang siapa yang menang dan siapa yang kalah.
Lebih jauh, kegiatan tersebut diharapkan menjadi jembatan silaturahmi antarorganisasi wartawan, memperkuat komunikasi dengan Pemerintah Kota Tangerang, serta melahirkan kolaborasi-kolaborasi positif di masa mendatang.
Sebab, dari sebuah pertandingan futsal, ada semangat yang jauh lebih besar: menjaga kekompakan, mempererat persaudaraan, dan bersama-sama membangun Kota Tangerang melalui peran masing-masing.















Komentar