RASIOO.id – Sebaran abu vulkanik dampak erupsi Gunung Anak Krakatau mulai dirasakan di sejumlah wilayah Kabupaten Bogor. Kondisi tersebut mendorong Polres Bogor mengambil langkah antisipasi dengan membagikan masker gratis kepada masyarakat.
Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, menginstruksikan seluruh jajaran Polsek untuk ikut membagikan masker kepada warga yang beraktivitas di luar ruangan.
Masker diberikan kepada masyarakat, mulai dari pejalan kaki hingga pengendara sepeda motor dan mobil di sejumlah titik di Kabupaten Bogor.
“Langkah proaktif ini diambil guna melindungi saluran pernapasan masyarakat dari ancaman paparan debu vulkanik yang berpotensi mengganggu kesehatan dan jarak pandang di jalan raya,” kata Wikha.
Selain membagikan masker, personel kepolisian juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai potensi dampak abu vulkanik terhadap kesehatan.
Wikha menjelaskan, partikel abu vulkanik berukuran sangat halus sehingga dapat mengiritasi mata, hidung, tenggorokan, hingga paru-paru apabila terhirup.
“Dalam edukasinya, petugas menekankan bahwa meskipun udara mungkin tampak normal, partikel abu vulkanik berukuran sangat halus dan sangat berisiko mengiritasi mata, hidung, tenggorokan, serta paru-paru,” jelasnya.
Masyarakat juga diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kondisi abu vulkanik masih terasa. Warga diminta menutup rapat pintu, jendela, serta ventilasi rumah untuk mengurangi masuknya abu ke dalam ruangan.
Polisi turut mengingatkan warga menjaga kebersihan diri setelah beraktivitas di luar rumah. Masyarakat dianjurkan mencuci tangan dan wajah menggunakan sabun serta air mengalir dan mengganti pakaian setelah kembali dari luar.
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mengurangi risiko paparan abu vulkanik terhadap kesehatan masyarakat Kabupaten Bogor.












Komentar