RASIOO.id – Pemerintah Kota Bogor memastikan akses bagi jemaat gereja tetap terbuka selama pelaksanaan Car Free Day (CFD) di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Kota Bogor.
Kebijakan tersebut diterapkan untuk menjaga kelancaran mobilitas warga yang hendak beribadah sekaligus memastikan kegiatan CFD tetap berjalan. Pemkot Bogor menilai aktivitas olahraga masyarakat dan ibadah harus dapat berlangsung berdampingan tanpa saling mengganggu.
Sebelumnya, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim sempat mempertimbangkan kembali penataan rute CFD di Jalan Sudirman. Pertimbangan itu muncul setelah pihak gereja menyampaikan kekhawatiran terkait akses jemaat yang melaksanakan ibadah pada Minggu.
“Saya tuh gini, pertimbangannya betul kita ingin melaksanakan CFD, ya, Car Free Day. Tetapi di lokasi misalnya di Jalan Jenderal Sudirman itu ada tiga gereja,” ujar Dedie pada Kamis, 6 Agustus 2026.
Menurut Dedie, pemerintah perlu memastikan seluruh masyarakat tetap dapat menjalankan aktivitasnya tanpa membedakan latar belakang.
“Nah, para jemaat gereja ini menyampaikan ke kita, kalau diselenggarakan di hari Minggu, mereka ibadahnya hari Minggu. Mereka lewat mana. Saya juga mikirkan itu, karena kan warga Bogor bukan hanya muslim saja,” ujarnya.
Untuk menjawab persoalan tersebut, Pemkot Bogor menerapkan diskresi di lapangan selama CFD berlangsung. Petugas memberikan akses kepada kendaraan maupun jemaat yang hendak menuju tempat ibadah.
Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin mengatakan petugas telah diarahkan untuk tidak menghambat warga yang memiliki keperluan ibadah.
“Orang yang melakukan ibadah ketika CFD kita berikan. Enggak masalah, enggak ada hambatan. Pasti tahu warga yang memang akan benar-benar melaksanakan ibadah, otomatis kita akan kasih lewatlah, enggak apa-apa. Itu tidak menjadi masalah,” ujar Jenal saat meninjau pelaksanaan CFD, Minggu, 6 September 2026.
Dengan kebijakan tersebut, Pemkot Bogor berharap aktivitas CFD di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman tetap dapat berjalan, sementara jemaat gereja tetap memperoleh akses menuju tempat ibadah.
Pemkot Bogor juga menekankan pentingnya koordinasi di lapangan agar kegiatan olahraga masyarakat dan aktivitas ibadah pada Minggu dapat berjalan beriringan dengan tertib.












Komentar