RASIOO.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bogor menggelar forum konsolidasi demokrasi untuk menjaga stabilitas wilayah dengan mengundang sejumlah pihak, mulai dari penyelenggara pemilu, partai politik, unsur pemuda, akademisi hingga media massa.
Ketua Bawaslu Kabupaten Bogor, Ridwan Arifin menjelaskan, forum konsolidasi demokrasi itu membahas tentang desa anti politik uang, Kampung Pengawasan dan Forum Warga.
“Kegiatan ini sengaja kita buat bentuk dari ikhtiar itu, dalam pada posisinya pencegahan dalam hal politik uang dan pada posisinya nanti kita ke kampung-kampung dalam hal mengadakan sosialisasi,” kata dia, Senin 21 September 2026.
Materi diskusi dan konsolidasi itu dipaparkan oleh mantan Anggota Bawaslu RI, akademisi, birokrasi pemerintahan, hingga Bawaslu Kabupaten Bogor.
“Insya Allah beliau akan hadir, yaitu Kang Dani Jufri, mudah-mudahan. Dan juga kita pemateri ada dari pemerintah daerah. Nah, mudah-mudahan dengan dua pemateri ini, ini bisa teman-teman audiens bisa berdiskusilah terkait dengan tema pada hari ini,” jelas dia.
Konsolidasi ini juga dilakukan agar seluruh lapisan masyarakat memiliki pemahaman dan sikap terhadap adanya praktik terlarang pada pelaksanaan pemilu yang akan datang. Sehingga, tagline “Percuma Lapor Bawaslu” tidak ada lagi dengan kesadaran masyarakat pada kondisi wilayah mereka masing-masing.
“Untuk ke depan lebih baik, makanya kita mengadakan tadi ini ada Kampung Pengawasan, ada Forum Warga, terkait dengan sosialisasi bagaimana sih caranya misalkan melapor ke Bawaslu, apa sih itu yang disebut persyaratan formil dan materiil,” papar dia.














Komentar