Kabupaten Bogor Jadi Incaran Investor, Masuk Tiga Besar di Jawa Barat

RASIOO.id – Kabupaten Bogor menjadi salah satu wilayah yang banyak dilirik investor di Jawa Barat. Daerah ini tercatat menempati peringkat ketiga dalam realisasi investasi setelah Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Karawang.

Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bogor, Asep Hermawan mengatakan, nilai investasi yang masuk ke Kabupaten Bogor mencapai Rp32,46 triliun sepanjang periode 2021-2025.

Menurutnya, capaian tersebut telah melampaui target yang ditetapkan hingga 141,74 persen.

“Jadi, ada target tercapai lebih dari 141,74 persen. Jadi prinsipnya memang ada beberapa setelah kita lihat, dan memang realisasi investasi ini kita ada di peringkat ketiga,” kata Asep, Selasa, 22 September 2026.

Masuknya investasi tersebut juga berdampak terhadap penyerapan tenaga kerja. Tercatat sebanyak 55.438 tenaga kerja terserap dari aktivitas investasi yang masuk ke Kabupaten Bogor.

Asep menjelaskan, Pemkab Bogor juga telah menyiapkan sejumlah sektor yang menjadi fokus investasi pada 2026. Terdapat 10 sektor investasi yang menjadi perhatian pemerintah daerah.

Pada semester pertama 2026, sektor perumahan, kawasan industri, dan perkantoran menjadi salah satu fokus pengembangan investasi di Kabupaten Bogor.

” Kemudian yang kedua di industri makanan, dan yang ketiga ada jasa lainnya. Di samping itu pun, nanti juga ada banyak objek-objek wisata baru yang memang di situ tentunya bisa menghidupkan dari sektor UMK dan dari pangsa menengah juga, kemudian dari sektor perhotelan juga itu juga sangat menyumbang,” jelasnya.

Selain membuka peluang investasi baru, Pemkab Bogor terus melakukan penguatan dan evaluasi untuk menciptakan iklim investasi yang lebih ramah.

Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan kecepatan pelayanan kepada investor hingga fasilitasi terhadap berbagai aturan yang berkaitan dengan investasi.

“Bagaimana memberikan pelayanan pada masyarakat, kemudian juga memfasilitasi terkait dengan aturan-aturan dari pusat, terkait dengan bagaimana membuat masyarakat juga menjadi lebih nyaman, kemudian bagaimana inovasi-inovasi masyarakat juga itu banyak dibutuhkan,” pungkasnya.

Komentar