RASIOO.id – Program pembagian becak listrik bagi pengayuh becak konvensional di Bogor mendapat tanggapan beragam. Sejumlah pengayuh becak manual mengaku belum menerima bantuan karena minim informasi mengenai prosedur pendaftaran.
Salah satu pengayuh becak manual, Iwan (48), mengaku hingga kini belum mendapat kepastian mengenai jadwal pembagian becak listrik dari Pemerintah Kota Bogor.
Iwan yang sudah menjadi pengayuh becak sejak era 1990-an mengatakan informasi mengenai program tersebut belum diterima secara merata oleh para pengayuh becak.
Sebelumnya, bantuan becak listrik dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) dibagikan di Gymnasium Sekolah Vokasi IPB pada Selasa 6 Oktober 2026.
“Informasinya tidak merata, ada yang sudah dapat, ada yang belum. Katanya sih ada tahap kedua, tapi tidak tahu pastinya kapan,” ujar Iwan pada Kamis 8 Oktober 2026.
Menurut Iwan, sejumlah pengayuh becak lainnya juga tidak mengetahui adanya proses pendaftaran pada tahap awal. Kondisi tersebut membuat sebagian pengayuh khawatir tidak mendapat kesempatan memperoleh bantuan.
Selain persoalan informasi, Iwan juga menyoroti kemampuan becak listrik dalam mengangkut barang.
Ia mengatakan becak manual miliknya menggunakan material besi tebal sehingga mampu membawa muatan lebih dari dua kuintal, termasuk bahan pokok dan beras dari pasar.
Sementara itu, Iwan menilai konstruksi becak listrik yang dilihatnya tampak lebih ringan sehingga menimbulkan kekhawatiran jika digunakan untuk membawa muatan berat.
“Kalau untuk bawa barang, becak manual ini kuat banget, bisa dua kuintal lebih. Becak listrik keliatannya agak ringkih. Ya takutnya nanti enggak kuat kalau dipakai bawa muatan berat,” ujarnya.
Para pengayuh becak berharap Pemkot Bogor dan dinas terkait memperbaiki penyampaian informasi serta memastikan pembagian bantuan pada tahap berikutnya dapat menjangkau pengayuh yang belum memperoleh becak listrik.
Dengan pemerataan informasi dan distribusi, program modernisasi transportasi tersebut diharapkan tetap memperhatikan kebutuhan para pengayuh becak yang selama ini menggantungkan penghasilan dari pekerjaan tersebut.










Komentar