Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Masih di Kisaran Rp17.900

RASIOO.id – Nilai tukar rupiah menunjukkan penguatan pada penutupan perdagangan Jumat, 9 Oktober 2026. Mata uang Indonesia tersebut berakhir di level Rp17.899 per dolar Amerika Serikat (AS), naik 16 poin atau 0,09 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp17.915 per dolar AS.

Penguatan tersebut menjadi perkembangan positif setelah rupiah mengalami tekanan pada perdagangan sehari sebelumnya. Meski demikian, pergerakan nilai tukar masih perlu dicermati karena dipengaruhi berbagai faktor ekonomi global dan domestik.

Pelaku pasar turut memperhatikan perkembangan negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran serta data ekonomi AS yang dapat memengaruhi arah pergerakan dolar. Sentimen tersebut menjadi salah satu faktor yang diperhatikan pasar dalam menilai prospek rupiah.

Di sisi lain, data Bank Indonesia mencatat kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) pada Jumat, 9 Oktober 2026, berada di level Rp17.884 per dolar AS. Angka ini merupakan kurs referensi yang berbeda dari nilai tukar rupiah di pasar spot.

Perlu diketahui, kurs JISDOR tidak selalu sama dengan kurs jual maupun beli yang berlaku di bank atau tempat penukaran valuta asing. Nilai transaksi dapat berbeda sesuai penyedia layanan dan waktu transaksi.

Jangan Lewatkan

Komentar