Bogor Jadi Kota Sains, SIG Resmikan Topping Off Gedung Laboratorium 18 Lantai

RASIOO.id – Kota Bogor terus memperkuat potensinya sebagai kota sains melalui pengembangan fasilitas riset dan pengujian. Salah satunya ditandai dengan prosesi topping off pembangunan SIG Tower milik PT Saraswanti Indo Group di Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Senin, 12 Oktober 2026.

Gedung laboratorium setinggi 18 lantai tersebut ditargetkan rampung sepenuhnya pada awal Januari 2028. Kehadirannya diharapkan memperluas kapasitas pengujian laboratorium sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat, khususnya tenaga kerja lokal dan lulusan perguruan tinggi di Kota Bogor.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, yang menghadiri prosesi tersebut mengapresiasi perkembangan perusahaan yang berdiri di Kota Bogor sejak 2001. Menurutnya, Saraswanti Indo Group menunjukkan bahwa perusahaan lokal mampu berkembang dan mengambil peran dalam industri riset serta pengujian di tingkat nasional.

“Pertama-tama kita mengucapkan syukur. Ini sebuah perusahaan asli Bogor yang didirikan tahun 2001 di Kota Bogor, memulai usaha di bidang pupuk dan juga sekarang berkembang menjadi salah satu laboratorium pengujian keamanan pangan paling canggih di Indonesia,” tutur Dedie.

Ia menilai pembangunan gedung laboratorium tersebut menjadi pencapaian yang patut dibanggakan. Selain memperkuat sektor riset dan pengujian, pengembangan fasilitas itu berpotensi menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.

Dedie menyebut perusahaan juga telah merekrut tenaga kerja dari wilayah sekitar Bogor, termasuk lulusan perguruan tinggi di daerah tersebut.

“PT SIG berdiri pada 2001 dan hari ini kita topping off untuk sebuah bangunan laboratorium 18 lantai. Menurut saya, ini bisa menyerap banyak tenaga kerja, apalagi saat ini juga sudah banyak sekali tenaga kerja yang direkrut dari sekitaran Bogor dan lulusan-lulusan dari perguruan tinggi di Kota Bogor,” ujarnya.

Pembangunan SIG Tower sebelumnya dimulai melalui peletakan batu pertama atau groundbreaking pada Juni 2025. Gedung ini menjadi bagian dari pengembangan fasilitas Saraswanti Indo Group yang telah berkiprah selama 25 tahun di bidang analisis laboratorium.

Direktur Utama PT Saraswanti Indo Group, Edi Premono, menjelaskan bahwa SIG Tower dibangun untuk menambah kapasitas Laboratorium Saraswanti Indo Genetech yang sebelumnya telah beroperasi di kawasan Rasa Mula Nomor 20.

“SCD Tower ini merupakan salah satu penambahan kapasitas dari Laboratorium Saraswanti Indogenetech yang sudah existing di Rasa Mula 20. Karyawannya ditargetkan okupansinya sekitar 800 orang karyawan,” ujar Edi.

Dari sisi layanan, laboratorium tersebut berfokus pada pengujian kimia dan penggunaan instrumen untuk menganalisis keamanan pangan, kesehatan, kosmetik, obat tradisional, hingga alat kesehatan.

Perusahaan juga melayani produsen dan importir berskala nasional maupun internasional. Sekitar 90 persen kliennya berasal dari kelompok usaha tersebut, dengan sekitar 65 persen bergerak di sektor makanan dan minuman.

Layanan pengujian ini membantu pelaku usaha memenuhi kebutuhan analisis dan persyaratan perizinan produk, termasuk untuk memperoleh izin edar sebelum produk dipasarkan secara resmi di Indonesia.

Selain mengembangkan SIG Tower, perusahaan juga tengah merampungkan pembangunan Gene Bank atau bank genetik di kawasan Marzuki Mahdi, Kota Bogor. Pengembangan fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas kegiatan riset dan pengujian yang dilakukan perusahaan.

Berbagai ekspansi tersebut diharapkan membuka lebih banyak kesempatan kerja bagi masyarakat Bogor, termasuk lulusan perguruan tinggi dan sekolah menengah kejuruan (SMK).

Dengan bertambahnya fasilitas laboratorium dan riset, Kota Bogor berpeluang memperkuat perannya sebagai kota sains yang didukung industri berbasis pengetahuan, sumber daya manusia terampil, serta inovasi yang berkelanjutan.

Komentar