RASIOO.id – Panglima Komando Operasi TNI Angkatan Udara (Pangkoopsau), Marsekal Muda TNI Djoko Hadipurwanto, memimpin serah terima jabatan (sertijab) Komandan Grup 2 Helikopter Koopsau di Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Atang Sendjaja, Kabupaten Bogor, Selasa, 13 Oktober 2026.
Jabatan Komandan Grup 2 Helikopter diserahterimakan dari Marsma TNI R. Endri Kargono kepada Marsma TNI A. Ferdinand Picaulima. Pada kesempatan yang sama, turut dilaksanakan serah terima jabatan Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 7 Grup 2 Helikopter dari Ny. Vira Kargono kepada Ny. Cornelia A. Ferdinand Picaulima.
Dalam amanatnya, Djoko mengatakan sertijab merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan personel. Pergantian kepemimpinan tersebut diharapkan dapat menjaga kesinambungan organisasi sekaligus meningkatkan kinerja satuan dalam menghadapi tantangan tugas yang terus berkembang.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian Marsma TNI R. Endri Kargono selama memimpin Grup 2 Helikopter. Berbagai capaian dan pembinaan yang telah dilakukan dinilai menjadi fondasi bagi kepemimpinan berikutnya.
“Grup 2 Helikopter memiliki posisi yang sangat strategis dalam mendukung pelaksanaan tugas Koopsau. Keunggulan helikopter terletak pada mobilitas, fleksibilitas, kecepatan respons, serta kemampuan menjangkau wilayah-wilayah yang sulit,” ujar Djoko.
Menurutnya, kesiapsiagaan satuan helikopter tidak hanya dibutuhkan untuk operasi militer dalam rangka pertahanan negara, tetapi juga untuk mendukung misi kemanusiaan dan penanggulangan bencana.
Kondisi geografis Indonesia yang rawan bencana menuntut kesiapan personel dan alutsista dalam menghadapi situasi darurat. Helikopter memiliki peran penting untuk mendukung evakuasi korban, pencarian dan pertolongan atau search and rescue (SAR), serta pengiriman bantuan logistik ke wilayah terdampak.
“Kondisi geografis Indonesia yang rawan bencana menuntut jajaran Grup 2 Heli untuk selalu siap hadir dalam situasi darurat, seperti evakuasi korban, pencarian dan pertolongan (SAR), serta pengiriman bantuan logistik saat terjadi bencana,” tuturnya.
Seiring dengan modernisasi alat peralatan pertahanan dan keamanan (Alpalhankam) di lingkungan TNI AU, Djoko juga meminta seluruh prajurit Grup 2 Helikopter terus meningkatkan profesionalisme, menjaga keselamatan terbang dan kerja (Lambangja), serta memperkuat budaya pemeliharaan alat utama sistem persenjataan (alutsista).
Kepada pejabat baru, Marsma TNI A. Ferdinand Picaulima, Djoko berpesan agar segera melakukan orientasi dan konsolidasi internal. Penguatan kerja sama tim serta inovasi juga dinilai penting untuk mendukung pengembangan satuan.
Melalui pergantian kepemimpinan ini, Grup 2 Helikopter diharapkan semakin profesional, modern, dan adaptif dalam menjalankan tugas pertahanan maupun misi kemanusiaan, termasuk membantu masyarakat saat terjadi bencana alam.














Komentar