RASIOO.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mulai menata akses jalan dan kawasan pedestrian di sekitar Jalan Dr. Semeru, Kota Bogor, sebagai bagian dari persiapan pengembangan kawasan kesehatan terpadu yang mencakup fasilitas Gene Bank.
Penataan tersebut dilakukan melalui peninjauan dan penertiban akses masuk menuju kawasan Gene Bank pada Rabu, 14 Oktober 2026. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menyiapkan lingkungan yang tertib dan mendukung keberadaan fasilitas riset serta pelayanan kesehatan.
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengatakan, kawasan tersebut diproyeksikan menjadi salah satu pusat riset dan layanan kesehatan yang representatif. Bahkan, ia menyebut fasilitas Gene Bank yang dibangun berpotensi menjadi yang terbesar di Indonesia.
“Komitmen dari Pemerintah Kota Bogor adalah memastikan bahwa kawasan ini adalah kawasan yang layak, kawasan yang memang representatif. Ada Gene Bank, sebuah sarana untuk penelitian yang terbesar mungkin di Indonesia, atau yang pertama se-Asia Tenggara malah,” ujar Dedie.
Selain Gene Bank yang berfungsi sebagai pusat penelitian genomik, kawasan tersebut juga akan terintegrasi dengan Rumah Sakit Pendidikan IPB University. Keberadaan fasilitas ini diharapkan melengkapi layanan kesehatan yang sudah tersedia di sekitar kawasan, seperti Rumah Sakit Marzoeki Mahdi (RSMM), RSUD Kota Bogor, dan Rumah Sakit Mata Ainus, serta rencana pembangunan Pusat Kesehatan Jiwa Nasional.
Untuk mendukung pengembangan tersebut, Pemkot Bogor melanjutkan penertiban di Jalan Dr. Semeru, terutama pada area akses masuk menuju Gene Bank. Pemerintah juga mengapresiasi para pedagang dan masyarakat yang bersedia membongkar lapak secara mandiri.
Dedie menyampaikan terima kasih kepada unsur masyarakat, mulai dari Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), pengurus RT/RW, lurah, camat, hingga para pedagang yang ikut mendukung proses penataan.
Menurutnya, penertiban dilakukan dengan mengacu pada peraturan daerah tentang ketertiban umum yang melarang pendirian bangunan atau lapak di badan jalan, saluran air, drainase, maupun fasilitas publik.
Ia menjelaskan, komunikasi dengan pihak terkait telah dilakukan sejak awal, termasuk melalui Camat Bogor Barat dan pemilik ruko di sekitar lokasi.
Ke depan, penataan infrastruktur tidak hanya difokuskan di kawasan Jalan Dr. Semeru. Pemkot Bogor juga merencanakan pengembangan konektivitas di sejumlah koridor lain, seperti Jalan Mawar, Jalan Semeru Terusan Merdeka, hingga integrasi dengan Pasar Merdeka.
Melalui penataan tersebut, Pemkot Bogor berharap kawasan kesehatan terpadu dapat didukung akses yang lebih tertib dan nyaman. Pengembangan konektivitas antarkawasan juga diharapkan membantu memperluas jangkauan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di berbagai wilayah Kota Bogor.













Komentar