Detik-Detik Truk Rem Blong di Flyover Bogor, Jenal Mutaqin Turun Tangan Evakuasi

RASIOO.id – Truk bermuatan 10 ton terigu mengalami rem blong saat melintas di flyover Jalan Martadinata, Kota Bogor, Kamis, 15 Oktober 2026, sekitar pukul 16.00 WIB. Insiden tersebut nyaris memicu kecelakaan beruntun sebelum akhirnya Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, turun tangan membantu proses evakuasi menggunakan mobil pribadinya.

Saat kejadian, Jenal bersama Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor, Herman Indrabudi, tengah menuju RSUD Bogor. Kendaraan yang mereka tumpangi berada di belakang sejumlah kendaraan lain yang melintas di jalur tersebut.

Jenal mengatakan, situasi berubah ketika truk yang berada di depannya tidak kuat menanjak. Kendaraan itu kemudian bergerak mundur karena mengalami gangguan pengereman.

“Jam 16.00 tepat tadi, ada truk tiba-tiba yang tertahan, tersentat, dia enggak bisa menanjak gitu kan. Tiba-tiba kita perhatiin mundur, blong remnya, mundur ke belakang,” ungkap Jenal.

Melihat truk bergerak mundur, pengemudi berusaha menghindari kendaraan yang berada di belakangnya dengan membanting setir. Truk kemudian berada dalam posisi miring hingga bagian belakangnya membentur tembok jembatan.

Jenal mengaku khawatir insiden tersebut menimbulkan korban, terutama pengendara sepeda motor dan mobil yang berada di belakang truk.

“Yang saya sangat khawatirkan tuh motor yang terlindas ya, motor dan mobil. Tapi alhamdulillah, si sopir truk itu mungkin karena kalau dia lurus terus ke belakang bakal kena para penumpang motor dan mobil, akhirnya dia belokin setir dan mobil beralih menjadi miring, belakangnya terbentur tembok jembatan,” ujarnya.

Posisi truk yang melintang di badan jalan membuat arus lalu lintas di flyover tersebut lumpuh. Kemacetan bahkan mengular hingga kawasan Bogor Permai.

Di tengah situasi tersebut, Jenal melihat belum ada mobil derek yang menangani kendaraan itu. Ia kemudian berinisiatif menggunakan mobil pribadinya yang dilengkapi perangkat winch dengan kapasitas tarik 10 ton.

Dengan memanfaatkan perangkat tersebut, Jenal membantu menarik truk agar bergeser ke tepi jalan sehingga tidak lagi menghalangi kendaraan lain.

“Bismillah, kita tahan mobil, saya nyalakan mobil sambil main gigi belakang, winch kita nyalakan. Alhamdulillah ketarik, akhirnya bisa ke pinggir, mobil bisa lewat, bus bisa lewat, semua bisa lewat,” tuturnya.

Setelah truk berhasil dipindahkan ke pinggir jalan, arus lalu lintas kembali dapat bergerak. Kendaraan pribadi maupun bus yang sebelumnya tertahan bisa melanjutkan perjalanan.

Insiden ini sempat mengganggu aktivitas pengguna jalan di flyover Jalan Martadinata. Gangguan pada sistem pengereman dan kopling truk menjadi kendala dalam proses evakuasi kendaraan bermuatan berat tersebut.

Komentar