Mahasiswa Unpak Gelar Aksi Tolak Prabowo-Gibran di Tugu Kujang, Sampaikan Lima Tuntutan

RASIOO.id – Ratusan mahasiswa Universitas Pakuan (Unpak) menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Tugu Kujang, Kota Bogor, Selasa, 20 Oktober 2026. Aksi yang dimulai sekitar pukul 15.30 WIB itu membawa lima tuntutan terkait evaluasi dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Aksi tersebut dilatarbelakangi kekecewaan mahasiswa terhadap sejumlah kebijakan dan program pemerintah yang dinilai belum berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

Dalam menyampaikan aspirasi, massa aksi mengacu pada hak kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat yang dijamin konstitusi, termasuk Pasal 28E UUD 1945.

Presiden BEM Universitas Pakuan, Galuh, menyampaikan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pemerintahan selama dua tahun terakhir.

Melalui konsolidasi yang dilakukan secara terorganisasi, mahasiswa merumuskan lima tuntutan utama untuk disampaikan kepada pemerintah.

Pertama, mendesak pemerintah pusat menetapkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai bencana nasional.

Kedua, meminta pemerintah memprioritaskan sektor pendidikan sebagai hak dasar setiap warga negara.

Ketiga, mendesak penghentian segala bentuk kriminalisasi terhadap masyarakat, aktivis, dan mahasiswa.

Keempat, meminta pemerintah mengevaluasi pengelolaan serta alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Kelima, mendesak Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bertanggung jawab atas berbagai persoalan nasional yang menjadi sorotan mahasiswa.

Mahasiswa menegaskan, aksi tersebut merupakan bentuk akumulasi kekecewaan terhadap kebijakan dan program pemerintah yang mereka nilai belum menjawab kepentingan masyarakat secara luas.

Dalam jalannya aksi, massa sempat membakar ban hingga menimbulkan beberapa kali ledakan. Kegiatan tersebut juga berdampak pada arus lalu lintas di sekitar Tugu Kujang.

Aksi berakhir sekitar pukul 16.50 WIB. Seluruh massa kemudian membubarkan diri dengan tertib.

Komentar