Jelang Akhir Tahun, Wali Kota Tangerang Minta Pelayanan Publik dan Penanganan Banjir Diintensifkan

RASIOO.id – Wali Kota Tangerang, Sachrudin, meminta seluruh perangkat daerah, camat, dan lurah mengintensifkan pelayanan publik serta mempercepat penanganan banjir menjelang berakhirnya Tahun Anggaran 2026.

Memasuki dua bulan terakhir tahun anggaran, Sachrudin menginstruksikan seluruh jajaran Pemerintah Kota Tangerang untuk mempercepat penyelesaian program dan kegiatan. Evaluasi rutin juga diminta diperkuat agar seluruh pekerjaan selesai tepat waktu, sesuai spesifikasi, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurut Sachrudin, keberhasilan program pemerintah tidak cukup diukur dari serapan anggaran maupun penyelesaian administrasi. Kualitas pekerjaan dan dampak yang dirasakan masyarakat harus menjadi perhatian utama.

“Saya minta seluruh kepala perangkat daerah melakukan evaluasi setiap hari. Waktu kita sudah semakin terbatas. Pastikan seluruh kegiatan selesai tepat waktu, berkualitas, tidak mengurangi spesifikasi, dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Gaspol,” ujar Sachrudin saat memimpin apel pegawai Pemerintah Kota Tangerang, Senin, 02 November 2026.

Selain percepatan program, Sachrudin menekankan pentingnya kolaborasi pentahelix yang melibatkan pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan media dalam mendukung pembangunan serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Ia menilai keberhasilan pembangunan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen, bukan hanya pemerintah daerah.

“Keberhasilan pembangunan membutuhkan dukungan seluruh lapisan masyarakat. Kita harus bergerak bersama untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Di sektor lingkungan, Sachrudin meminta camat dan lurah menggerakkan masyarakat hingga tingkat RT dan RW untuk mengintensifkan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) dalam satu pekan ke depan.

Ia menegaskan, penanganan sampah harus dimulai dari rumah tangga dan menjadi tanggung jawab bersama.

Sementara itu, penanganan banjir menjadi salah satu prioritas yang harus dipercepat. Sejumlah langkah yang ditekankan meliputi normalisasi sungai, pengerukan sedimentasi, penurapan, hingga penanganan titik-titik rawan banjir di Kali Angke, Kali Sabi, dan Kali Priuk.

Sachrudin juga meminta perangkat daerah teknis memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Banten. Termasuk menindaklanjuti hasil susur sungai bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Gubernur Banten serta menyelesaikan kendala pembebasan lahan.

“Penanganan banjir tidak bisa hanya dilakukan ketika banjir sudah datang. Harus kita siapkan sejak musim panas, mulai dari hulunya. Persoalan banjir bukan semata-mata soal kewenangan, tetapi bagaimana kita memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat, provinsi, dan seluruh pihak terkait,” tegasnya.

Dalam aspek pelayanan publik, Sachrudin turut meminta seluruh perangkat daerah lebih responsif terhadap pengaduan masyarakat, termasuk laporan yang masuk melalui kanal Layanan Aspirasi Kotak Saran Anda (LAKSA).

Setiap laporan, kata dia, harus segera direspons dan ditindaklanjuti hingga masyarakat mendapatkan kepastian penyelesaian.

Menutup arahannya, Sachrudin mengingatkan seluruh aparatur untuk menjaga integritas, disiplin, dan keteladanan dalam menjalankan tugas. Ia mengajak seluruh jajaran menjadikan Kota Tangerang sebagai rumah bersama yang harus dirawat.

“Rumah kita adalah Kota Tangerang, ruang bersama yang harus kita jaga. Dengan komitmen dan peran seluruh elemen, insya Allah Kota Tangerang akan semakin aman, nyaman, bersih, dan masyarakatnya semakin bahagia serta sejahtera,” pungkasnya.

Komentar