RASIOO.id – Tepat pada 18 Mei 1948, Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) didirikan di Surakarta, Jawa Tengah.
Memasuki usianya yang ke-77 pada tahun 2025, IPSI tingkat Kota Bogor menggelar peringatan hari jadi dengan tema “Lestarikan Budaya Bangsa sebagai Pemersatu.”
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menyampaikan, bahwa ekosistem persilatan harus dilestarikan dan diregenerasikan, sehingga kekuatan pencak silat menjadi bagian dari pembangunan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.
Melalui penanaman sikap ksatria dan keteladanan yang dimiliki para pendekar, pesilat, dan atlet, Dedie Rachim berharap IPSI Kota Bogor dapat berkontribusi, berperan, dan mendukung program Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.
Di antaranya adalah upaya Pemkot Bogor untuk menurunkan serta mendegradasi permasalahan premanisme yang menjadi duri dalam daging bagi bangsa Indonesia, dan menjadi kendala dalam pembangunan.
“77 tahun jangan hanya menjadi angka, tetapi ambil momentum ini sebagai ikhtiar bersama memerangi dan mengikis premanisme dengan nilai ksatria dan keteladanan,” kata Dedie Rachim dalam rilisnya Senin, 19 Mei 2025.
“Nilai ksatria harus tertanam dan tumbuh di jiwa anak-anak kita,” tambah dia.
Dedie Rachim menambahkan, Pemkot Bogor akan selalu membersamai IPSI Kota Bogor.
Selain itu, dirinya mendoakan agar IPSI Kota Bogor terus kompak, berkolaborasi, dan bersinergi, sehingga memiliki nilai-nilai positif yang dapat menjadi bekal dalam membangun generasi dan bangsa Indonesia ke depan.
Sementara itu, Ketua IPSI Kota Bogor, Subono Widoyoko, mengingatkan bahwa dalam setahun ke depan Kota Bogor akan menjadi tuan rumah event olahraga tingkat Provinsi Jawa Barat.
Karena itu, dirinya mengajak jajaran IPSI Kota Bogor untuk tidak hanya sukses sebagai penyelenggara, tetapi juga sukses dalam prestasi.
“Harapannya, tahun 2026 nanti IPSI Kota Bogor menargetkan enam medali emas,” kata Subono Widoyoko.
Ketua KONI Kota Bogor, Dedy Sumarna, dalam sambutannya menyebutkan bahwa di usia 77 tahun, IPSI Kota Bogor diharapkan menjadi lebih dewasa dan mewariskan hal-hal yang bermanfaat bagi jajaran maupun insan IPSI Kota Bogor.
“Prestasi bukan hal yang mudah, namun dalam setiap event, IPSI Kota Bogor selalu menorehkan capaian,” beber Dedy Sumarna.
Porprov Jawa Barat, sambung dia, bukan hanya event olahraga, tetapi juga ajang untuk mengangkat harkat dan martabat Kota Bogor di Provinsi Jawa Barat.
“Pencak silat merupakan warisan budaya bangsa yang harus dilestarikan agar dapat diteruskan kepada anak cucu di masa depan,” ungkapnya.
Turut hadir Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bogor, Taufik, bersama perwakilan dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor serta Dinas Pendidikan Kota Bogor.
Simak rasioo.id di Google News















Komentar