Pengendara Motor Tewas Tertabrak KRL di Perlintasan Tanpa Palang Pintu Parungpanjang Bogor

RASIOO.ID – Seorang pria pengendara sepeda motor tewas setelah tertabrak Kereta Rel Listrik (KRL) Commuterline di perlintasan sebidang tanpa palang pintu di Desa Gintung Cilejet, Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, Kamis, 8 Januari 2026 pagi.

Berdasarkan pantauan di lokasi, kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi sekitar pukul 07.00 WIB di perlintasan kereta api yang menjadi akses penghubung Kecamatan Parungpanjang dengan Kecamatan Tenjo.
Penjaga perlintasan setempat, Asdi Sama (56), menjelaskan bahwa korban tertabrak KRL jurusan Rangkasbitung–Tanah Abang saat melintas tanpa memperhatikan peringatan.

“Motor lain sudah berhenti karena kami setop, tapi korban melaju dari belakang motor lain dan langsung tertabrak kereta,” ujar Asdi.

Ia menambahkan, saat kejadian korban tengah melaju ke arah Parungpanjang, sementara KRL datang dari arah Maja menuju Parungpanjang.

Akibat benturan keras, korban terpental sejauh kurang lebih 10 meter. Sepeda motor yang dikendarainya mengalami kerusakan parah, sementara korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

Menurut Asdi, kecelakaan di perlintasan Gintung Cilejet bukan kali pertama terjadi.
“Yang saya tahu saja sudah dua kali. Warga sudah lama mengajukan permohonan palang pintu karena perlintasan ini sangat rawan,” katanya.

Sementara itu, mantan Kepala Desa Gintung Cilejet, Tajudin Hasan, mengungkapkan identitas korban bernama Rahmat Haerudin, warga Cisauk, Kabupaten Tangerang, yang berdomisili di Perumahan Gintung Cilejet.

Tajudin menyebut, sejak puluhan tahun lalu perlintasan tersebut belum dilengkapi palang pintu dan telah memakan banyak korban.

“Sejak 1982 sampai sekarang belum ada palang pintu. Kalau dihitung, kejadian kecelakaan di sini bisa mencapai sekitar 30 kali. Kami sudah berkali-kali mengajukan permohonan melalui pemerintah kecamatan hingga ke pemda,” tegasnya.

Warga berharap pemerintah dan pihak terkait segera merealisasikan pemasangan palang pintu demi mencegah jatuhnya korban jiwa di perlintasan rawan tersebut.

 

Simak rasioo.id di Google News

Komentar