RASIOO.id – Menjelang arus mudik Lebaran, kondisi sejumlah ruas jalan rusak dan berlubang di Kota Tangerang menjadi sorotan warga. Kerusakan jalan yang dinilai membahayakan pengguna jalan ini pun ramai dikeluhkan masyarakat, terutama di titik-titik yang kerap dilalui kendaraan setiap hari.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Tangerang, Sachrudin memastikan pemerintah kota terus melakukan perbaikan terhadap jalan-jalan yang menjadi kewenangan Pemkot Tangerang. Selain itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat untuk penanganan jalan yang berada di bawah kewenangan masing-masing.
Menurut Sachrudin, perbaikan jalan saat ini terus dikebut agar kerusakan tidak semakin meluas, terutama di tengah kondisi cuaca dengan curah hujan tinggi yang memicu banjir dan genangan air di berbagai titik.
“Kalian nggak tahu begitu banyak yang sudah kita lakukan. Khususnya jalan-jalan kota yang menjadi kewenangan kota ini terus kita lakukan. Jalan-jalan provinsi kita lakukan koordinasi, sudah banyak juga yang dilakukan. Begitu juga jalan nasional,” ujar Sachrudin saat diwawancarai pada Kamis, 12 Maret 2026.
Ia menjelaskan, salah satu penyebab utama kerusakan jalan adalah curah hujan tinggi yang menyebabkan genangan hingga banjir. Kondisi tersebut dinilai sangat berpengaruh terhadap ketahanan aspal.
“Musuh pertama aspal itu air, musuh kedua air, dan ketiga air. Jadi musuh bebuyutannya aspal itu air. Ketika terjadi banjir, aspal tidak akan bisa bertahan,” jelasnya.
Sachrudin menilai persoalan kerusakan jalan akibat banjir tidak hanya terjadi di Kota Tangerang, tetapi juga dialami banyak daerah lain. Ia bahkan mengaku sempat melihat kondisi serupa saat melakukan kunjungan ke wilayah lain.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa kerusakan jalan tidak serta-merta menunjukkan kualitas pembangunan yang buruk. Menurutnya, faktor cuaca dan banjir memiliki pengaruh besar terhadap kondisi jalan beraspal.
“Setinggi apa pun kualitasnya kalau sudah bicara aspal, musuh utamanya adalah air. Jadi ketika banjir ini terjadi, kerusakan di mana-mana,” katanya.
Pemerintah Kota Tangerang, lanjutnya, tidak tinggal diam dalam menghadapi kondisi tersebut. Perbaikan jalan terus dilakukan sambil menerima berbagai masukan dari masyarakat maupun media.
“Kami juga tidak diam. Pemerintah butuh kerja sama masyarakat dan media untuk menyampaikan informasi-informasi bahkan kritikan juga karena ini merupakan fungsi kontrol semuanya dan sumber informasi,” ungkapnya.
Terkait target perbaikan menjelang Lebaran, Sachrudin berharap sejumlah ruas jalan yang rusak dapat segera tertangani sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih aman dan nyaman, khususnya saat arus mudik.
“Mudah-mudahan. Semangat kita menyelesaikan semua pekerjaan. Semangat kita adalah hadir di tengah-tengah masyarakat, memberikan solusi kepada masyarakat,” pungkasnya.
Pemerintah Kota Tangerang pun menegaskan akan terus mempercepat penanganan jalan rusak, terutama di titik-titik yang memiliki mobilitas kendaraan tinggi menjelang arus mudik Lebaran










Komentar