“Kaget! Harga BBM Nonsubsidi Naik Gila-Gilaan, Diesel Tembus Rp30 Ribu”

RASIOO.id- Kabar mengejutkan datang dari sektor energi. Mulai 3–4 Mei 2026, sejumlah penyedia BBM di Indonesia seperti Pertamina, Vivo Energy Indonesia, dan BP-AKR kompak menaikkan harga BBM nonsubsidi, terutama jenis diesel.

Lonjakan harga kali ini tidak main-main. Di SPBU swasta, harga diesel bahkan menembus angka Rp30.890 per liter, membuat banyak masyarakat terkejut sekaligus khawatir terhadap dampaknya.

Kenaikan ini dipicu oleh melonjaknya harga minyak mentah dunia akibat konflik geopolitik di Timur Tengah. Selain itu, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS serta penyesuaian harga berdasarkan mekanisme pasar internasional (MOPS) ikut memperparah situasi.

Di SPBU Pertamina, harga BBM nonsubsidi juga ikut naik. Dexlite kini menjadi Rp26.000 per liter dari sebelumnya Rp23.600. Pertamina Dex melonjak ke Rp27.900 per liter, sementara Pertamax Turbo naik menjadi Rp19.900 per liter.

Meski demikian, pemerintah masih menahan harga BBM subsidi. Pertalite tetap di Rp10.000 per liter dan Biosolar bertahan di Rp6.800 per liter.

Sementara itu, SPBU swasta mencatat kenaikan paling drastis. Produk diesel unggulan dari BP-AKR dan Vivo kini sama-sama menyentuh Rp30.890 per liter—angka yang memicu kekhawatiran akan efek domino ke berbagai sektor.

Perbedaan harga juga terjadi di sejumlah daerah. Di Riau, harga Pertamina Dex mencapai Rp29.100 per liter, sementara di Aceh, Dexlite dijual sekitar Rp26.600 per liter akibat perbedaan pajak dan distribusi.

Kenaikan ini diprediksi akan berdampak luas, mulai dari naiknya biaya transportasi, logistik, hingga potensi kenaikan harga kebutuhan pokok.

Dengan kondisi global yang belum stabil, masyarakat kini dihadapkan pada kenyataan pahit: harga energi bisa terus bergerak naik kapan saja.

Komentar