Baru Mulai Aksi, Mahasiswa Universitas Pakuan Nyaris Terbakar Saat Demo di Depan Istana Bogor

RASIOO.id – Aksi unjuk rasa yang digelar puluhan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Pakuan di depan kawasan Istana Bogor mendadak berubah mencekam setelah kobaran api muncul di tengah massa aksi, Rabu 17 Juni 2026 sore.

Insiden tersebut mengakibatkan salah seorang mahasiswa mengalami luka bakar pada bagian kaki dan celananya setelah api tiba-tiba membesar di tengah kerumunan peserta demonstrasi.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.00 WIB saat mahasiswa tengah menyampaikan aspirasi mereka terkait sejumlah isu nasional. Kepanikan sempat terjadi ketika api muncul dan menjalar ke arah peserta aksi yang berada di lokasi.

Ketua BEM FEB Universitas Pakuan periode 2026–2027, Sabilrian Zada, membenarkan adanya korban dalam insiden tersebut. Menurutnya, api diduga berasal dari tindakan sejumlah orang yang tidak dikenalnya dan tiba-tiba melakukan pembakaran di tengah massa.

“Saya tidak mengenal pihak-pihak tersebut. Tiba-tiba ada yang membakar dan api langsung menyala di tengah kerumunan massa aksi,” ujar Sabilrian kepada wartawan.

Ia mengaku tidak dapat melihat secara jelas siapa yang memulai pembakaran karena situasi saat itu berlangsung sangat cepat dan diwarnai desakan dari berbagai arah.

“Saya juga berada di tengah massa, sehingga tidak melihat secara langsung siapa yang memulai. Yang saya tahu, tiba-tiba api membesar dan mengenai beberapa peserta aksi,” katanya.

Beberapa Massa Ikut Terdampak

Selain satu korban yang mengalami luka bakar pada pakaian dan kaki, Sabilrian menyebut sejumlah mahasiswa lainnya juga sempat terkena jilatan api meskipun tidak mengalami luka serius.

Kondisi tersebut membuat suasana aksi yang sebelumnya berjalan kondusif berubah tegang. Massa aksi berupaya menjauh dari sumber api sambil membantu rekan-rekan mereka yang terdampak.

Sabilrian meminta adanya perhatian dan pertanggungjawaban dari pihak-pihak yang bertugas menjaga keamanan selama jalannya aksi demonstrasi.

“Kami meminta ada evaluasi dan perhatian terhadap kejadian ini karena menyangkut keselamatan peserta aksi,” tegasnya.

Tim Medis Bergerak Cepat

Menyikapi kondisi darurat tersebut, panitia aksi bersama relawan kesehatan yang telah disiagakan langsung memberikan pertolongan pertama kepada korban di lokasi kejadian.

Korban yang mengalami luka bakar segera mendapatkan penanganan medis untuk mencegah kondisi yang lebih parah. Beruntung, api dapat segera dipadamkan sehingga tidak menimbulkan korban lebih banyak.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi mengenai jumlah pasti korban yang terdampak akibat insiden tersebut. Sementara itu, aksi demonstrasi mahasiswa Universitas Pakuan berakhir sekitar pukul 18.00 WIB dengan pengawalan aparat keamanan.

Peristiwa tersebut menjadi sorotan karena terjadi di tengah aksi penyampaian aspirasi mahasiswa yang berlangsung di salah satu kawasan paling strategis di Kota Bogor.

Komentar