Becak Manual Dikembalikan ke Pemilik, Jaka Penerima Becak Listrik: “Punya Sendiri Enggak Pusing Setoran”

RASIOO.id – Jaka Permana (41), salah satu pengemudi becak di Kota Bogor, mengaku lega setelah mendapatkan bantuan becak listrik dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang disalurkan melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN).

Bantuan becak listrik tersebut diserahkan di Gynasium Sekolah Vokasi IPB, Kota Bogor, pada Selasa 6 Oktober 2026. Program ini menjadi bagian dari penyaluran sekitar 13 ribu unit becak listrik di seluruh Pulau Jawa untuk membantu mengurangi beban fisik pengemudi becak.

Jaka mengatakan becak manual yang selama ini digunakannya merupakan milik orang lain. Setelah menerima becak listrik, ia akan mengembalikan becak tersebut kepada pemiliknya.

“Yang lama punya orangnya ya kasihin aja,” ujar Jaka saat ditemui di depan pertigaan Denpom III, Selasa 6 Oktober 2026.

Menurut Jaka, penggunaan becak listrik membuatnya tidak perlu lagi mengeluarkan tenaga untuk mengayuh seperti saat menggunakan becak manual.

“Jadi enggak usah capek, gowes aja,” tuturnya.

Ia juga merasa lebih nyaman karena becak listrik yang diterimanya menjadi milik sendiri sehingga tidak perlu memikirkan setoran kepada pemilik becak.

“Kalau punya sendiri kan enak, alhamdulillah senang banget,” ujarnya.

Jaka mengaku tidak mengalami kesulitan saat pertama kali mencoba becak listrik tersebut. Ia sebelumnya mendapatkan pelatihan mengenai cara penggunaannya.

“Enggak ada sih, soalnya di sana tadi diajarin dulu,” katanya.

Untuk tarif, Jaka mengaku belum mengetahui besaran yang akan diterapkan saat menggunakan becak listrik. Selama mengoperasikan becak manual, tarif perjalanan bergantung pada kesepakatan dengan penumpang.

“Kalau pakai becak manual dari sini ke pasar, tergantung orangnya. Kadang-kadang kalau sudah langganan Rp10 ribu. Sebenarnya berapa aja seikhlasnya,” ujarnya.

Jaka juga sempat kembali ke rumah untuk mengambil Kartu Tanda Penduduk (KTP) saat proses pengambilan becak listrik. Dokumen tersebut menjadi salah satu persyaratan penerimaan bantuan.

“Tadi saya pas pengambilan enggak membawa KTP. Saya pulang dulu mengambil KTP. Soalnya harus ada KTP,” tuturnya.

Meski sudah menerima becak listrik, Jaka belum mengetahui kapan kendaraan tersebut mulai diperbolehkan beroperasi.

“Belum ada informasi. Baru diambil aja hari ini,” pungkasnya.

Komentar