Saiful Milah Resmi Jabat Ketua DPRD Kota Tangerang, Tegaskan Tetap Kritis

RASIOO.id – Saiful Milah resmi menjabat Ketua DPRD Kota Tangerang untuk sisa masa jabatan 2026-2029 setelah ditetapkan melalui mekanisme Pergantian Antarwaktu (PAW), Senin, 12 Oktober 2026. Usai dilantik, ia menegaskan akan tetap bersikap kritis dalam menjalankan fungsi legislatif, sekaligus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah.

Pelantikan tersebut berlangsung dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Tangerang yang dirangkaikan dengan pengucapan sumpah/janji anggota DPRD melalui mekanisme PAW dan peresmian pengangkatan.

Saiful Milah, yang akrab disapa Abah, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran proses pelantikan. Ia juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah provinsi, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), hingga anggota DPRD Kota Tangerang.

“Alhamdulillah, proses berjalan lancar dan Abah syukuri bahwa teman-teman hadir semua dan kegiatan pelantikan ini luar biasa dapat support dari seluruh unsur, dari mulai gubernur, Forkopimda, dan terutama teman-teman DPRD Kota Tangerang,” katanya usai serah terima jabatan.

Setelah resmi menjabat, Saiful menyatakan akan melanjutkan pekerjaan yang telah dirintis almarhum Rusdi. Langkah awal yang menjadi perhatiannya adalah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kota Tangerang, terutama untuk memastikan program dan pekerjaan yang sudah berjalan tetap berlanjut.

Menurutnya, komunikasi dengan Wali Kota Tangerang menjadi bagian penting agar berbagai agenda yang sebelumnya dijalankan dapat diteruskan tanpa mengabaikan kebutuhan masyarakat.

“Ya, kita koordinasilah dengan pemerintah melanjutkan hal yang baik yang sudah almarhum jalankan. Ya, kita dalam waktu dekat paling hal yang mendesak adalah koordinasi. Koordinasi apa yang sudah dijalankan oleh almarhum kita untuk lanjutkan dan kita akan komunikasikan dengan Pak Wali, khususnya,” ujarnya.

Selain melanjutkan pekerjaan sebelumnya, Saiful juga menyoroti sejumlah persoalan yang masih menjadi keresahan masyarakat. Beberapa di antaranya berkaitan dengan lingkungan, infrastruktur, dan pemasangan kabel optik yang dinilai perlu segera mendapat penanganan.

Ia menyebut persoalan tersebut membutuhkan koordinasi dengan organisasi perangkat daerah terkait agar penyelesaiannya dapat berjalan lebih efektif. Saiful pun menargetkan komunikasi dengan pemerintah daerah bisa mendorong percepatan penanganan berbagai masalah tersebut.

“Ya, banyaklah kita salah satunya soal lingkungan, ya kan, di-LH, kemudian juga infrastruktur, dan semua dalam koordinasi yang insyaallah dengan Pak Wali. Termasuk juga tentang kabel optik, yang ini yang harus diselesaikan dalam waktu dekat dan ini sesuai dengan koordinasi kita dengan pemerintah,” terangnya.

Di sisi lain, Saiful menegaskan bahwa perubahan posisi dari sebelumnya menjadi bagian dari pihak yang mengkritisi pemerintah tidak akan menghilangkan sikap kritisnya sebagai anggota legislatif. Ia menilai sikap tersebut tetap diperlukan untuk menjalankan fungsi pengawasan DPRD.

Namun, ia menekankan bahwa kritik harus disertai komunikasi, kerja sama, dan konsolidasi dengan pemerintah daerah. Dengan begitu, berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat tidak hanya menjadi bahan evaluasi, tetapi juga dapat ditindaklanjuti melalui langkah konkret.

“Insyaallah, saya tetap jalankan seperti biasa, kritis dan koordinasi. Ya, hari ini ya tetap kritisnya harus dilandasi dengan kerjasama dengan pemerintah. Bukan berarti kritis yang kayak seperti dulu kan di luar, hari ini kita ada di dalam, harus juga kritis tetap digunakan dan koordinasi dan konsolidasi terus harus terjaga dengan pemerintah,” pungkasnya.

Dengan jabatan barunya, Saiful Milah dihadapkan pada tanggung jawab untuk menjaga fungsi pengawasan DPRD sekaligus membangun komunikasi yang efektif dengan Pemerintah Kota Tangerang. Penyelesaian persoalan lingkungan, infrastruktur, dan kabel optik menjadi sejumlah pekerjaan yang ia soroti pada awal masa kepemimpinannya.

Komentar