RASIOO.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar malam puncak peringatan Hari Wayang Nasional di Balai Kota Bogor, Jumat, 6 November 2026. Ribuan warga memadati lokasi untuk menyaksikan berbagai pertunjukan seni wayang, mulai dari wayang golek hingga wayang kulit.
Kegiatan tersebut terlaksana melalui kerja sama dan dukungan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia sebagai bagian dari upaya melestarikan seni dan budaya tradisional Nusantara.
Sejumlah pejabat pemerintah pusat dan daerah turut menghadiri kegiatan tersebut. Di antaranya Inspektur Jenderal Kementerian Kebudayaan RI, Prinalusiana; Direktur Diplomasi, Promosi, dan Kerja Sama, Endah Retno Astuti; Direktur Perlindungan Kebudayaan, Dr. Restu Gunawan; serta Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Jawa Barat, Retno Reswati.
Hadir pula jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bogor, perwakilan Danrem, perwakilan Dandim 0606, Kapolresta Bogor Kota, Danpom 3/1 Bogor, serta pimpinan dan anggota DPRD Kota Bogor, termasuk Wakil Ketua DPRD Jenal Abidin.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, juga menyaksikan langsung pertunjukan bersama masyarakat. Ia menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Kebudayaan atas dukungan penyelenggaraan kegiatan kebudayaan berskala nasional di Kota Bogor.
“Kami menghaturkan terima kasih atas bantuan dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, khususnya kepada Bapak Dr. Fadli Zon, yang sudah menyelenggarakan dua kegiatan penting nasional di Kota Bogor,” ujarnya.
Dedie menjelaskan, sebelumnya Kota Bogor juga menjadi bagian dari penyelenggaraan Hari Kebudayaan Nasional pada Oktober 2026 di Kebun Raya Bogor.
“Bulan lalu di bulan Oktober, Kota Bogor juga ikut serta melaksanakan kegiatan Hari Kebudayaan Nasional di Kebun Raya Bogor, dan malam hari ini kita merayakan Hari Wayang Nasional di Balai Kota,” tambahnya.
Kemeriahan acara semakin terasa dengan kehadiran sejumlah seniman dan pengisi hiburan ternama. Di antaranya para seniman dari Dinasti Sunandar, komedian Sule dan Nunung, Teh Kiki Juliar, serta Camat Bogor Barat, Padudi, yang turut terlibat dalam rangkaian acara.
Melalui peringatan tersebut, Pemkot Bogor ingin memperkuat kecintaan masyarakat terhadap seni tradisional sekaligus menjaga keberlangsungan warisan budaya Nusantara.
Wayang golek sebagai salah satu identitas budaya Sunda diharapkan terus mendapat ruang di tengah masyarakat, terutama agar generasi muda semakin mengenal dan mencintai kesenian tradisional.














Komentar