Rizky Bayu Pradana, Sosok Inspiratif Sukses Bertani di Usia Muda

RASIOO.id – Rizky Bayu Pradana merupakan satu dari sedikit anak muda yang memilih sektor pertanian sebagai jalan ‘penghidupan’. Rizky terjun di dunia peternakan pada 2018, setelah 10 tahun menjadi karyawan perusahaan Perbankan di DKI Jakarta.

Kegelisahannya melihat rendahnya minat pemuda berkecimpung di sektor pertanian menjadi satu alasan. Selain itu, juga pangsa pasar produk peternakan yang begitu terbuka dan minim saingan usaha.

“Saya melihat situasi ini sebagai peluang dan memberanikan diri untuk full terjun di dunia peternakan,” ujar Rizky Bayu Pradana, dikutip Rasioo.id dari Chanel Youtube Kementan, Jum’at 21 April 2023.

Pada 2018, Pria yang karib disapa Bayu ini memulai usaha dengan modal 50 ekor kambing. Dia membangun usaha peternakan di Jalan ke Kampung Setu, Desa Sukaresmi, Kecamatan Sukamakmur. Usahanya kini dikenal dengan nama srrfarm yang merupakan akronim dari Sumber Rachmat Rizky Farm.

Saat ini, peternakan tersebut memiliki tak kurang dari 1.500 ekor kambing dan 14 ekor sapi, untuk mengurus usahanya Bayu merekrut 12 orang pemuda dari Desa sekitar menjadi karyawan.

Selain  membuka lapangan kerja, srrfarm juga memberi nilai tambah terhadap sektor pertanian masyarakat. Nilai tambah tersebut antara lain untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak, srrfarm menampung limbah tanaman jagung dari petani sekitar, dan juga memproduksi pupuk kandang untuk meningkatkan hasil pertanian warga sekitar.

Dalam satu bulan, tidak kurang peternakan milik Rizky Bayu Pradana memproduksi 1000 karung kotoran hewan untuk bahan pupuk.

“Jadi saling bersinergi, karena hasil pertanian yang mereka dapatkan juga akan kita rasakan,” cetusnya.

Memanfaatkan Peluang dan Bekal Ilmu Pengetahuan

Minimnya minat pelaku bisnis sektor pertanian menjadi salah satu alasan Bayu untuk secara penuh menggarap bisnis peternakan. Menurut Bayu, dari jumlah petani yang ada saat ini 80 persen tergolong petani ‘kolonial’ dalam arti berusia sudah sangat renta.

Artinya, hanya 20 persen anak muda atau kaum milenial terjun ke sektor pertanian.

“Nah dari 20 persen ini, kita bisa ukur berapa yang terjun di peternakan, tidak banyak,” katanya.

Di sisi lain, kebutuhan daging segar untuk wilayah Jabodetabek mencapai 1000 ekor perhari. Bayu mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan daging yang didominasi restoran dan warung sate tersebut, tidak bisa hanya menggantungkan petani berusia tua.

Jika peluang tersebut tidak diambil anak muda, kata dia, juga akan sangat disayangkan.

“Ini bisnis yang bukan musiman, pangsa pasarnya pasti,” imbuhnya.

Namun, pemanfaatan peluang tersebut, kata Bayu juga harus didukung dengan pengetahuan yang memadai. Soal pengetahuan ini, Bayu mengakui, Dia mendapatkannya sambil belajar usaha.

Karena itu, di awal-awal menggeluti usaha ternak Bayu sempat merugi karena tingginya tingkat kematian hewan ternak yang mencapai 20 persen.
Dia kemudian mempelajari segala pengetahuan yang dibutuhkan sampai akhirnya berhasil menekan tingkat kematian di bawah 5 persen per tahun.

“Maka saya mengajak pemuda dan pelaku usaha pemula menjalankan bisnis ini dengan ilmu. Dengan ilmu bersama-sama kita kembangkan sektor peternakan kita,” katanya

Jika anak muda terjun ke sektor pertanian berbekal ilmu, sambung Bayu, Indonesia yang dikenal sebagai negara agraris pasti sangat maju.

Bertani, kata Bayu harus dipandang sebagai peluang usaha yang menjanjikan. Bisnis ini, kata dia, tidak akan pernah mati karena pangsa pasarnya merupakan kebutuhan pokok manusia.

“Karena itu kita harus hilangkan stigma bahwa bertani itu kotor, menjadi petani itu miskin,” imbuhnya.

Saat ini peternakan srrfarm membagi tiga divisi usaha, yakni fattening atau penggemukan, breding (pembibitan) dan juga branding.

Untuk pembibitan atau pengembangbiakan, srrfarm mengembangbiakan ras domba domper, domba texel, dan domba garut. Adapun untuk penggemukan, srrfarm menerima domba apa saja yang dipercayakan mitra usaha kepadanya.

Young Ambassador 2023 

Rizky Bayu Pradana juga terus mengembangkan karirnya. Sekretaris HPDKI itu terpilih sebagai Duta Petani Milenial Kabupaten Bogor pada 2022 lalu.

Saat ini, Rizky Bayu Pradana menjadi salah satu kandidat Young Ambassador 2023, program yang diinisiasi oleh Program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS) dari Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian.

Rizky Bayu Pradana mewakili Provinsi Jawa Barat. Melalui kegiatan Young Ambassador Pemerintah menitip misi bagi petani milenial yang sukses untuk merubah persepsi kaum muda atas sektor pertanian menjadi lebih baik, juga memberikan motivasi bagi mereka untuk terjun ke sektor pertanian dan maju di usia muda.

50 Young Ambassador akan terpilih setelah melalui beberapa tahapan seperti seleksi administarsi, seleksi potensi, bootcamp dan tahap penjurian. Untuk mendukung Rizky Bayu Pradana, bisa mengunjungi akun instagram @yessprograme dan memberikan like pada gambar Rizky Bayu Pradana. (*)

Komentar