RASIOO.id – Plt Bupati Bogor, Iwan Setiawan bermurah hati kepada Pemerintah Desa Tonjong Kecamatan Tajurhalang. Iwan memberi kelonggaran waktu kepada Kepala Desa Tonjong, Nur Hakim untuk menyelesaikan program pembangunan infrastruktur desa yang didanai APBD 2022, melalui program Samisade (satu miliar satu desa).
“Insya Allah beres, kemarin sudah kita panggil. Pada prinsinya belum habis masa waktunya, dan saya kasih kurang lebih dua minggu untuk menyelesaikan itu,” ujar Iwan Setiawan usai kegiatan Bogor Keliling (Boling) Saba Desa, di Kecamatan Rancabungur, Rabu 8 Maret 2023.
Baca Juga : Kades Tonjong Bantah Selewengkan Dana Samisade : Intinya Saya Kerjakan!
Program bantuan pembangunan infrastruktur desa atau yang dikenal dengan program satu miliar satu desa (samisade) Desa Tonjong, Kecamatan Tajurhalang sebelumnya dinyatakan bermasalah karena hingga menjelang akhir Februari 2023 yang menjadi batas akhir penyelesaian pembangunan, Pemerintah Desa diduga belum memulai satu jengkalpun betonisasi jalan yang menggunakan anggaran Samisade sebesar Rp336 juta tahap kedua.
Masalah tersebut bahkan mengundang kemarahan sejumlah warga. Bahkan, sebagian warga melakukan aksi protes turun ke jalan. Protes tersebut dilakukan dengan menanam pohon pisangdi jalan rusak yang direncanakan akan dibangun melalui dana SamiSade. Bahkan, warga membentang poster bertulisan “disewakan kolam cocok untuk lele”. Aksi warga tersebut diduga karena gagalnya realisasi perbaikan jalan.
Camat Tajurhalang, Fikri Ikhsani membenarkan, Pemdes Desa Tonjong belum melaksanakan pembangunan tahap kedua program Samisade. Padahal dana sebesar Rp336 juta sudah dicairkan dari Pemkab Bogor pada Desember lalu.
“Sudah kami tegur, dan sudah kami laporkan pula ke DPMD (Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa). Jadi nanti DPMD yang akan memutuskan mau bagaimana penangananan soal ini,” katanya
Sementara, Kepala Desa Tonjong, Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor, Nurhakim menyangkal tudingan penyelewengan dana SamiSade tahap kedua pada anggaran tahun 2022. Dia mengatakan, anggaran sebesar Rp336 juta dari APBD Kabupaten Bogor itu akan digunakan untuk betonisasi jalan di titik yang sudah ditentukan.
“Intinya saya kerjakan, ga mungkin saya ga kerjakan,” kata Nurhakim kepada Rasioo.id, Sabtu 25 Februari 2023.
Ia mengaku, dirinya tidak menyelewengkan anggaran Samisade tahap kedua itu. Hanya saja, ia mengakui pengerjaan tahap kedua itu dikerjakan telat.
“Pasti dikerjakan. Cuma telat saja,” kilahnya. (*)
Editor : Ramadhan















Komentar