RASIOO.id – Ganjar Pranowo resmi mendapat mandat PDIP untuk calon presiden (capres) pada Pilpres 2024, JUm’at 21 April 2023. Ganjar yang saat ini masih menjabat Gubernur Jawa Tengah, akan melanjutkan pembangunan yang dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) apabila nanti terpilih pada PIlpres 2024.
Menurut Ganjar, pembangunan di era Jokowi merupakan dasar untuk memajukan ekonomi Indonesia.
“Tentu saja, pembangunan yang sudah dilakukan oleh Pak Jokowi harus dilanjutkan,” tuturnya dalam konferensi pers di Ndalem Padmosusastro, Jalan Ronggowarsitu, Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah, Sabtu 22 April 2023.
Baca Juga : Membaca Peta Politik Pasca Deklarasi Capres PDIP Menuju Pemilu 2024
Ganjar bercerita saat meninggalkan lokasi pengumuman pencapresannya di Batutulis, Bogor, Jawa Barat, kemarin, Jumat (21/4/2023), ia pulang bersama Jokowi ke Solo. Di pesawat, Jokowi disebut banyak bercerita, salah satunya mengenai akselerasi dan lompatan pembangunan.
“Pulang, saya menemani Pak Presiden 50 menit di pesawat banyak juga beliau bercerita bagaimana kita (Indonesia) melakukan lompatan. Kita melakukan akselerasi. Tentu saja, Pak Jokowi pasti sudah meletakkan fondasi yang sangat kuat,” terang Ganjar.
Oleh karena itu, ia menegaskan akan menjaga pembangunan tersebut. “Satu cerita hilirisasi saja sebenarnya bisa menaikkan lompatan ekonomi yang besar. Saya harus menjaga itu. Mesti kita jaga dan lanjutkan,” jelasnya.
Karena itu pula Ganjar merasa butuh pasangan atau calon wakil presiden (cawapres) yang satu visi dan bekerja sama melanjutkan pembangunan Jokowi.
Pun demikian, Ganjar meminta publik sabar menunggu keputusan partai terhadap bakal cawapresnya itu. “Itu lah yang mesti disiapkan, sehingga pasangan nanti, wakilnya, kami harapkan se-visi. Punya komitmen yang sama untuk melaksanakan,” terang Ganjar.
“Tentu ini adalah suatu keputusan yang diambil Ketua Umum (PDIP) melalui proses yang panjang. Sebuah kehormatan buat saya mendapatkan tugas ini sebagai kader partai,” katanya. (*/det)












Komentar