RASIOO.id – Poltracking Indonesia merilis hasil survei terbaru tentang elektabilitas figur calon presiden untuk Pilpres 2024 mendatang. Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda AR mengatakan, Sampai sejauh ini, hanya terdapat tiga nama capres kuat yang kompetitif secara elektabilitas.
Data terbaru pada survei April, Prabowo Subianto (33.0%), Ganjar Pranowo (31.1%), dan Anies Baswedan (22.4%).
“Posisi dari ketiga capres ini sangat dinamis dan kompetitif, mengingat pergerakan tren ketiganya sangat fluktuatif, terutama Prabowo Subianto (33.0%) dan Ganjar Pranowo (31.1%) posisi elektabilitasnya sangat kompetitif,” ujarnya.
“Sebagai konsekuensi, variabel cawapres menjadi sangat penting dalam mendongkrak perolehan suara,” sambung Hanta Yuda, dikutip rasioo.id dari laman poltracking Indonesia, Jum’at 28 April 2023.
Baca Juga : Pengamat Sebut Duet Prabowo-Ganjar Masih Mungkin Terjadi
Hanta Yuda menambahkan, pada survei Februari, simulasi tiga nama capres kuat, Ganjar Pranowo (34.6%), Prabowo Subianto (26.1%), dan Anies Baswedan (24.4%). Kemudian pada survei Maret, Ganjar Pranowo (36.9%), Prabowo Subianto (27.2%), dan Anies Baswedan (21.3%). Data terbaru pada survei April, Prabowo Subianto (33.0%), Ganjar Pranowo (31.1%), dan Anies Baswedan (22.4%).
Survei nasional pada Februari, Maret, dan April 2022 dilakukan Poltracking Indonesia dengan menggunakan metode stratified multistage random sampling.
Pengambilan data terbaru pada April dilakukan pada tanggal 9-15 April 2023. Jumlah sampel dalam tiap survei ini adalah 1220 responden dengan margin of error +/- 2.9% pada tingkat kepercayaan 95%. Klaster survei ini menjangkau 34 provinsi seluruh Indonesia secara proporsional berdasarkan data jumlah populasi pemilih terakhir, sedangkan stratifikasi survei ini adalah proporsi jenis kelamin pemilih.
“Metode sampling ini meningkatkan representasi seluruh populasi pemilih secara lebih akurat. Pengumpulan data dilakukan oleh pewawancara terlatih melalui wawancara tatap muka dengan kuesioner terhadap responden yang telah terpilih secara acak.
Setiap pewawancara mewawancarai 10 responden untuk setiap satu desa/kelurahan terpilih,” tandasnya.












Komentar