Dikritik Soal Jalan Rusak oleh Wakil Rakyat Kabupaten Bogor, Iwan Setiawan : Dewan Tak Pantas Kritik Kinerja Saya

RASIOO.id – Seolah tak memiliki beban, Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan tak mau disalahkan dengan hancurnya infrastruktur di Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Terlebih, saat ini orang nomor wahid meski hanya pelaksana tugas alias Plt di Kabupaten Bogor tersebut, cuek dan tak mau ambil pusing bahkan berani melawan kritik dari wakil rakyat di DPRD Kabupaten Bogor.

Plt Bupati Bogor, Iwan Setiawan bahkan berkelakar jika para wakil rakyat tersebut tak pantas untuk mengkritik kinerjanya. Sebab, kata dia, baik buruknya pembangunan daerah, merupakan hasil kerjasama antara eksekutif dan legislatif.

Baca Juga: Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan Dicecar Kritik Soal Jalan Rusak, Dewan: Turun, jangan cuma duduk di meja!

“Ngga boleh.Dewan itu ngga boleh mengkritik. Kita bekerja berdasarkan pedoman, pedoman kita RPJMD. RPJMD itu berdasarkan kesepakatan Bupati dan Dewan,” kata Iwan Setiawan, Rabu 7 Juni 2023.

Termasuk, lanjut dia, mengkritik soal pembangunan infrastruktur jalan. Sebab, Iwan Setiawan mengaku segala kesepakatan pembangunan infrastruktur, sudah bahas dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Kabupaten Bogor.

“Terus pembangunan infrastruktur itu kesepakatan Bupati dan Dewan di dalam R-APBD. Kalau teman-teman ini mengkritik sama dengan mengkritik dirinya sendiri,” papar Iwan Iwan Setiawan.

Baca Juga: Dewan Sindir Iwan Setiawan Sebut Banyak Jalan Rusak Sejak Menjabat Plt Bupati Bogor di Sidang Paripurna LKPj 2022

Dia menyebut, anggota DPRD Kabupaten Bogor yang mengkritik, mestinya disampaikan dalam pembahasan RAPBD. Sebab, lanjut dia, jika sudah menjadi prodak APBD, sudah menjadi tanggung jawab bersama.

“Kalau mau perang itu di RAPBD, kalau sudah jadi, pahit manis telan berdua. Jangan sampai pas diketuk palu masalah (disalahkan) kita, ga bisa,” papar Iwan Setiawan

“Produk APBD itu adalah hasil pembahasan bersama, Dewan dan Bupati,” ucap Iwan Setiawan.

Sebelumnya, Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Bogor meluapkan ketidakpuasan mereka terhadap kinerja pemerintah daerah menjelang lengsernya Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan.

Baca Juga: Ibarat Jilat Ludah Sendiri, Iwan Setiawan Cueiki Aduan Masyarakat di Akun Instagram Pribadinya

Kekecewaan itu terlihat dari salah satu anggota DPRD Kabupaten Bogor daerah pemilihan (dapil) IV, Ridwan Muhibi. Ia menilai, Iwan Setiawan belum maksimal dalam merealisasikan janji-janjinya.

Ia mengingatkan kepada Iwan Setiawan agar tidak hanya mengklaim hasil kinerja selama masa jabatannya yang selalu dibangga-banggakan di media sosial, tapi juga harus melihat langsung ke lapangan agar tidak malu melihat kenyataan.

“Ya belum maksimal (visi-misi nya), karena itu tadi, harus turun ke bawah jangan hanya duduk di meja,” tegas Ridwan Muhibi, Jumat 26 Mei 2023.

Terlebih, kata dia, pembangunan infrastruktur jalan yang masih menjadi keluhan masyarakat Kabupaten Bogor.

“Plt harus turun lihat ke lapangan, lihat banyak jalan-jalan yang rusak,” cetus dia.

Ia bahkan menyebut, tidak sedikit jalan rusak dan hancur di dapilnya. Kendati sudah disampaikan beberapa kali ke dinas terkait, namun pemerintah daerah dinilai acuh terhadap masukan-masukan yang bersumber dari masyarakat tersebut.

“Parah, apalagi dapil saya, parah itu. Jalan Abdul Fatah itu jalan nama pejuang, tetapi sampai hari ini rusak parah. Penghargaan terhadap pahlawan itu tidak ada. Makanya saya katakan perlu dievaluasi itu kinerjanya PUPR,” tegas dia

“Itu kan Abdul Fatah kan pahlawan, tapi jalannya rusak, kaya kubangan kerbau,” lanjut dia.

Baca Juga: Ogah Dianggap Jegal Karir ASN Bogor, Iwan Setiawan : Status Plt Ini Sangat Membatasi

Hal serupa disampaikan Ketua panitia khusus (Pansus) LKPj Bupati Bogor TA 2022, Amin Sugandi, usai gelaran rapat paripurna penyerahan rekomendasi-rekomendasi LKPj Bupati Bogor TA 2022 yang disampaikan dalam rapat paripurna, Kamis 25 Mei 2023. Ia menyindir Iwan Setiawan yang belum maksimal merealisasikan janji-janjinya politiknya untuk membenarkan dan membangun jalan-jalan rusak.

“Perbaikan jalan harus menjadi perhatian yang serius sebagaimana yang targetkan dalam rencana strategis (Renstra) Dinas PUPR. Jangan sampai pak Jokowi turun,” cetus ketua Fraksi Golkar itu.

Komentar