RASIOO.id – Plt Bupati Bogor, Iwan Setiawan enggan disebut sebagai penjegal karier Aparatur Sipil Negara (ASN) di Bumi Tegar Beriman di tengah banyaknya kekosongan jabatan.
Iwan mengklaim bahwa dirinya juga ingin segera mengisi kekosongan jabatan yang ada di pemerintahan Kabupaten Bogor, khususnya jabatan esselon II dan esselon IIIA.
“Kami tidak menjegal dan menahan karir orang, justru kami ingin cepat kami sangat ingin kekosongan jabatan, baik di esselon II dan IIIa itu ingin cepat diisi,” kata Iwan, Minggu 9 April 2023.
Baca Juga : Ingatkan Pemkab Bogor Isi Jabatan Kosong, Rudy Susmanto : Jangan Sampai Karir ASN Macet
Namun, lagi-lagi jabatan Plt Bupati menjadi kendala utama dalam mengisi kekosongan jabatan-jabatan strategis pada pemerintahan Kabupaten Bogor itu.
“Tapi kan kadang-kadang status Plt ini sangat membatasi, jadi susah kalau gitu,” papar dia.
“Kalau ini (status Plt) kita mau ngusulin apapun prosedur harus dibawa BKN, Kemendagri, dan lainnya,” papar dia.
Diketahui, ada sebanyak tujuh pejabat esselon II di Kabupaten Bogor menghadapi masa Purnabakti pada tahun 2023 ini. Ketujuh pejabat itu bakal membuat kekosongan kursi pada jabatan beberapa instansi di Bumi Tegar Beriman.
Ketujuh kursi esselon II itu yakni Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Yani Hasan, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Dace Supriadi yang akan pensiun pada 1 Februari 2023.
Kemudian, Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (DAP) Luthfi Syam sebagai, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ade Yana, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bambang Setiawan, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Rustandi, dan Staf Ahli Bidang Administrasi dan Keuangan Mulyadi.
“Pak Bambang dan pak Mulyadi pensiun di September, setelah masa jabatan Plt habis,” kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bogor, Irwan Purnawan, Senin 30 Januari 2023 lalu.
Kata Irwan, per akhir Januari kemarin, ada sebanyak lima jabatan esselon II yang masih belum terisi. Empat diantaranya sudah kosong sejak tahun 2022 kemarin.
“Sampai sekarang itu yang kosong asisten administrasi, asisten pembangunan, Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak), Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Perkebunan (Distanhorbun) dan BPBD yang baru pensiun kemarin,” paparnya.
Reporter : Egi AM
Editor : Ramadhan















Komentar