Jalan Bomang Jadi Temuan BPK, Ini Kata Kadis PUPR Bogor Soebiantoro

 

 

RASIOO.id – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor menjadi instansi dengan jumlah temuan terbesar dalam laporan hasil pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) tahun anggaran 2022.

Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK terhadap laporan keuangan Pemkab Bogor tahun 2022 menemukan kejanggalan sebesar Rp5 miliar pada proyek yang dilakukan di Dinas PUPR Kabupaten Bogor. Kendati demikian, Soebiantoro menyebut angka ini jauh berkurang dibanding temuan BPK pada laporan keuangan tahun sebelumnya.

“Alhamdulillah temuan kita lebih bagus dari tahun lalu (2021),” kata Soebiantoro, Selasa 27 Juni 2023.

Baca Juga : Pemkab Bogor Masih Butuh Rp1 Triliun untuk Bangun Underpass Bomang

Menurutnya, temuan Rp5 miliar itu didominasi oleh proyek pembangunan jalan dan jembatan Bojonggede-Kemang alias Bomang. Dari Rp5 miliar, ditemukan kerugian negara Rp3 miliar dari proyek yang bertahun-tahun tak kunjung selesai tersebut.

“Temuan Rp3 miliaran (Bomang) proyek yang lain ratusan juta,” papar dia.

Meski menjadi penyumbang temuan terbesar dalam LHPBPK tahun anggaran 2022, Soebiantoro enggan mengakuinya.

“Termasuk di dalamnya PUPR, banyak dinas lain. (Temuannya paling besar?) engga, silahkan cek pak Teuku (kepala BPKAD Kabupaten Bogor),” tutup dia.

Seperti diketahui, BPK Perwakilan Jawa Barat kembali memberikan opini wajar dengan pengecualian (WDP) terhadap laporan keuangan Pemkab Bogor tahun anggaran 2022.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bogor Teuku Mulya menyebut, WDP yang didapatkan Pemkab Bogor kali ini ada sekitar Rp8 miliar.

Temuan tersebut, lanjut dia, ada pada sejumlah dinas yang berhubungan dengan pembangunan infrastruktur atau proyek. Ia menyebut, DPUPR menjadi penyumbang temuan tersebar dari WDP tahun 2022 kemarin.

“PUPR, DPMTPSP, saya ga hafal nilainya, yang paling besar tetap di PUPR karena ada (banyak) pekerjaan,” kata Teuku.

JALAN BOMANG :
Kondisi Jalan Raya Bojonggede-Kemang (bomang). Pembnagunan jalan tersebut ditemui Mal Administrasi mengakibatkan kerugian Negara sebesar Lima Miliar (selo)

Komentar

Rekomendasi Untuk Anda